kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.825   -3,00   -0,02%
  • IDX 8.116   84,56   1,05%
  • KOMPAS100 1.145   13,33   1,18%
  • LQ45 828   6,98   0,85%
  • ISSI 288   4,37   1,54%
  • IDX30 430   3,68   0,86%
  • IDXHIDIV20 517   3,69   0,72%
  • IDX80 128   1,38   1,09%
  • IDXV30 140   1,13   0,81%
  • IDXQ30 140   1,00   0,72%

Kelebihan likuiditas, transaksi repo akan semakin menanjak


Jumat, 12 Januari 2018 / 18:41 WIB
Kelebihan likuiditas, transaksi repo akan semakin menanjak
ILUSTRASI. Aktifitas perdagangan SUN di Mandiri Sekuritas


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perhimpunan Pedagang Surat Utang (Himdasun) memproyeksi transaksi repo perbankan tahun ini semakin meningkat. Karena saat ini industri perbankan mengalami kelebihan likuiditas.

Saat ini likuiditas perbankan tercatat masih berlebih Rp 400 triliun. Farida Thamrin, Ketua Himdasun bilang dengan likuiditas cukup besar ini bank mempunyai banyak alternatif dana untuk ditaruh dalam transaksi repo.

Karena selama ini menurut Farida, instrumen repo digunakan sebagai instrumen likuiditas.

"Bank memiliki alternatif apabila ada kekurangan likuiditas baik itu jangka pendek maupun dalam satu tahun," kata Farida ketika ditemui di BEI, Jumat (12/1).

Dengan adanya standardisasi repo, maka nantinya anggota Himdasun bisa lebih baik dalam melakukan transaksi repo. Saat ini sebagai gambaran transaksi repo perbankan sebesar Rp 5 triliun sampai Rp 6 triliun.

LPS memproyeksi dengan adanya standardisasi ini, maka surat berharga bank akan lebih likuid karena bisa direpokan tidak hanya disimpan sampai jatuh tempo.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×