kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45885,11   -10,08   -1.13%
  • EMAS940.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.48%
  • RD.CAMPURAN -0.12%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.04%

Kemampuan bank besar mencetak laba terus meningkat


Minggu, 04 Agustus 2019 / 15:54 WIB
Kemampuan bank besar mencetak laba terus meningkat


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingkat profitabilitas atau kemampuan bank besar mencetak laba sebagian besar bank menengah atas mengalami peningkatan. Ini tercermin dari rasio Return on Aset (ROA) yang tercatat naik dari di semester I 2019 dibanding dengan periode yang sama tahun lalu.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang mencatatkan kenaikan rasio kemampuan mencetak laba dari asetnya menjadi 3,7% atau tumbuh dari 3,59% dari semester I 2018.

Baca Juga: Berikut prediksi PDB kuartal II 2019 dari sembilan ekonom

PT Bank Mandiri Tbk  (BMRI )menorehkan ROA naik dari 3,04% menjadi 3,08%, PT Bank OCBC Nisp Tbk (NISP) naik dari 2,14% jadi 2,33%, PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) naik dari 1,62% menjadi 2,01%. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan meningkatnya pendapatan operasional masing-masing.

Vera Lim, Direktur Keuangan BCA mengatakan, kenaikan ROA perseroan yang cukup tinggi pada semester I 2019 didukung dengan pertumbuhan laba operasional yang mencapai 23% year on year (yoy) atau lebih tinggi dari pertumbuhan industri.

Hingga akhir tahun, BCA menargetkan ROA tidak lebih dari 3,5%. "Untuk mendukung level ROA, BCA mempertahankan pertumbuhan pendapatan operasional yang solid dengan kenaikan beban operasional yang terkendali," kata Vera pada Kontan.co.id, Jumat (2/8).

Baca Juga: Berhasil tekan biaya operasional, BCA dan OCBC NISP makin berhemat

Sementara Parwati Surjaudaja, President Direktur Bank OCBC Nisp mengatakan pihaknya akan terus menjaga ROA di sekitar level 2%. Kenaikan kemampuan OCBC mencetak laba pada semester I tahun ini didukung pertumbuhan operasional perseroan.

Bank swasta ini berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 1,53 triliun atau tumbuh 15,0% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 1,33 triliun. Pertumbuhan itu terutama ditopang oleh pendapatan non bunga.

Sedangkan pertumbuhan pendapatan bunga perseroan terhitung mini sebesar 2% (yoy) menjadi Rp 3,21 triliun pada akhir Juni 2019.

Pertumbuhan kredit perseroan juga tak besar. Hingga Juni 2019 perseroan menyalurkan kredit Rp 119,25 triliun, tumbuh 1,9% (yoy) dibandingkan Juni 2018 senilai Rp 116,92 triliun.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Panduan Cepat Maximizing Leadership Sukses Presentasi: Presentasi Online Yang Tidak Membosankan Batch 2

[X]
×