kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   -20.000   -0,79%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Ketidakpastian Global Persulit Modal Ventura Memilih Opsi Exit Strategy


Sabtu, 31 Oktober 2026 / 16:35 WIB
Ketidakpastian Global Persulit Modal Ventura Memilih Opsi Exit Strategy
ILUSTRASI. Modal Ventura (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Secillia Hafifah | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketidakpastian ekonomi global dan volatilitas pasar modal semakin memperbesar tantangan bagi industri modal ventura untuk merealisasikan keuntungan dengan melepas kepemilikan saham di perusahaan pasangan usaha.

Dalam praktiknya, penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) maupun merger dan akuisisi dari pasangan usaha merupakan exit strategy yang cukup umum dilakukan modal ventura untuk mencarikan dana yang diinvestasikan.

Namun, Venture Partner Init-6 Venture Rexi Christopher mengakui, ketidakpastian pasar telah berdampak langsung terhadap peluang perusahaan modal ventura untuk melakukan aksi tersebut. baik melalui IPO maupun merger dan akuisisi.

“Dengan kondisi yang masih diliputi ketidakpastian, investor akan cenderung hold capital,” kata Rexi, dikutip Sabtu (31/10).

Baca Juga: Modal Ventura Lirik Peluang Investasi pada Startup Berbasis AI

Dari dua opsi tersebut, ia menilai exit strategy melalui IPO startup terbilang lebih sulit dilakukan. Karena itu, opsi merger dan akuisisi menjadi salah satu pilihan yang lebih layak dipertimbangkan.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Otoritas Jasa Keuangan, Agusman menilai mekanisme IPO dapat menjadi salah satu alternatif exit strategy bagi modal ventura.

Menurut dia, exit strategy melalui IPO dapat dikatakan sebagai mekanisme paling optimal bagi perusahaan modal ventura dan investor. Sebab, berbagai insentif pajak dapat dinikmati perusahaan modal ventura dan investor ketika melepas sebagian kepemilikannya melalui IPO. 

Adapun proses IPO sendiri melibatkan berbagai pihak, seperti perusahaan sekuritas dan Biro Administrasi Efek (BAE) sebagai lembaga penunjang, kemudian akuntan publik, notaris, penasehat hukum, penilai sebagai profesi penunjang IPO, serta OJK. 

Baca Juga: OJK Cabut Izin BTPN Syariah Ventura dan Porto Ventura Kapital, Likuidasi Berjalan

OJK, lanjut Agusman, mendukungan modal ventura diperlukan agar proses IPO dapat menjadi mekanisme exit utama bagi perusahaan modal ventura Indonesia. Tapi untuk menempuh jalan ini, tak sedikit hal yang perlu dipersiapkan perusahaan modal ventura.

"Persiapannya, antara lain kinerja keuangan, tata kelola, dan kesiapan memenuhi persyaratan pasar modal," ujar Agusman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×