kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.012   53,00   0,30%
  • IDX 5.886   -16,34   -0,28%
  • KOMPAS100 775   -7,40   -0,95%
  • LQ45 587   -2,64   -0,45%
  • ISSI 201   -0,63   -0,31%
  • IDX30 334   -0,77   -0,23%
  • IDXHIDIV20 414   0,55   0,13%
  • IDX80 88   -0,64   -0,72%
  • IDXV30 110   -0,60   -0,54%
  • IDXQ30 108   0,47   0,44%

Kinerja Asuransi di Kanal E-Commerce Dinilai Potensial, idEA Optimistis


Rabu, 11 Maret 2026 / 14:43 WIB
Kinerja Asuransi di Kanal E-Commerce Dinilai Potensial, idEA Optimistis
ILUSTRASI. Jualan Produk Asuransi Via E-Commerce (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) memandang optimistis prospek kinerja produk asuransi yang dipasarkan melalui kanal e-commerce.

Menurut Sekretaris Jenderal idEA Budi Primawan, tren permintaan terhadap produk asuransi digital menunjukkan peningkatan, terutama untuk produk yang sederhana dan relevan dengan aktivitas online.

Baca Juga: Asei Waspadai Faktor yang Berpotensi Meningkatkan Rasio Klaim Asuransi Kredit

Contohnya, asuransi perjalanan, proteksi pengiriman barang, asuransi gadget, dan proteksi mikro lainnya.

“Produk seperti ini biasanya lebih mudah dipahami dan dibeli secara cepat oleh konsumen di platform digital,” jelas Budi kepada Kontan.co.id, Rabu (11/3/2026).

Budi menambahkan, e-commerce menjadi kanal distribusi efektif karena memiliki basis pengguna yang besar serta tingkat interaksi yang tinggi.

Namun, premi yang berasal dari kanal ini masih relatif kecil. Data Otoritas Jasa Keuangan mencatat, hingga September 2025, porsi premi asuransi digital baru mencapai 2,87% dari total premi asuransi nasional.

Meski pertumbuhannya masih tipis, Budi tetap optimis dalam jangka panjang. Hal ini sejalan dengan strategi perusahaan asuransi yang mulai mengoptimalkan kanal e-commerce sebagai saluran pemasaran.

Menurutnya, produk asuransi digital harus memiliki karakteristik sederhana, instan, dan berbasis kebutuhan tertentu agar sesuai dengan sifat kanal online.

Baca Juga: BRI Luncurkan Program Tabungan Mystery Box, Bidik Nasabah Baru dan Perkuat Dana Murah

Perusahaan asuransi juga perlu memastikan integrasi dengan layanan digital yang sudah digunakan masyarakat.

Selain itu, edukasi konsumen menjadi kunci agar masyarakat memahami manfaat dan cara kerja produk asuransi digital secara tepat.

“Dengan strategi yang tepat, kanal e-commerce berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan premi yang signifikan di masa mendatang,” tutup Budi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×