kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.037   37,00   0,22%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

Konsumsi swasta akan dorong pertumbuhan kredit


Senin, 08 Mei 2017 / 12:06 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan beberapa sektor seperti pertanian, infrastruktur dan kelistrikan merupakan pendorong pertumbuhan kredit pada kuartal I 2017.

Muliaman Hadad, Ketua Dewan Komisioner OJK mengatakan pada tiga bulan pertama 2017 ini pertumbuhan kredit relatif membaik dibandingkan dengan periode yang sama 2016.

“Maret tahun ini lebih bagus dibandingkan tahun lalu hal ini menunjukkan geliat ekonomi pada tahun ini lebih nyata,” ujar Muliaman ketika ditemui setelah pembukaan bursa, Senin (8/5).

Sampai akhir tahun ini, OJK memproyeksi pertumbuhan kredit bisa mencapai 9% sampai 12% secara tahunan atau year on year (yoy). Pertumbuhan tersebut akan didorong salah satunya dari konsumsi swasta.

Berdasarkan data Bank Indonesia, sampai Maret 2017 pertumbuhan kredit tercatat sebesar 9,1% secara yoy atau lebih tinggi dibandingkan Maret 2016 sebesar 8,4% yoy.

Pertumbuhan kredit pada kuartal I-2017 ini didorong oleh beberapa sektor seperti pertanian, peternakan, kehutanan, perikanan, properti, KPR, KPA, konstruksi, real estate dan kredit modal kerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×