kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Koperasi Simpan Pinjam Jasa catat pertumbuhan aset 15,93% di 2019


Minggu, 15 Maret 2020 / 17:06 WIB
ILUSTRASI. Dok. Kemenkop UKM-Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa Melantai di BEI lewat anak usaha  PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi (JMAS) asuransi syariah JMA Syariah


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Koperasi Simpan Pinjam Jasa (Kospin Jasa) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2019 lalu. Kinerja positif tersebut tercapai di tengah banyaknya tantangan seperti  pemilu, perang dagang China dan AS. Kemudian diwarnai berbagai bencana di Tanah Air yang semuanya berdampak pada ekonomi nasional.

Ketua Umum Kospin Jasa Andi Arslan Djunaid mengatakan,capaian kinerja Kospin Jasa di sektor konvensional untuk tahun 2019 tumbuh positif berbanding 2018, "yakni aset tumbuh 15,93% menjadi Rp 7,8 triliun. Simpanan tumbuh 18,03% menjadi Rp 5,5 triliun. Sedangkan pinjaman naik 25,36% menjadi Rp 4,9 triliun," ujarnya.

Baca Juga: Hati-hati, berikut daftar 25 gadai ilegal yang dijaring Satgas Waspada Investasi

Adapun total aset Konvensional dan Syariah Kospin Jasa mencapai Rp 9,6 triliun.

Andi menegaskan, keberadaan koperasi memang harus memberi manfaat bagi anggota dan masyarakat. Koperasi hadir untuk memberi kesejahteraan bersama, sebagai silaturahmi dan menjalin usaha bersama.

Melihat kinerja positif itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan, koperasi dapat menjadi tulang punggung ekonomi nasional bila dikelola secara profesional, modern dan terus melakukan inovasi. Untuk itu, koperasi ditargetkan akan menjadi model bisnis pilihan yang menguntungkan khususnya bagi anak muda.

Baca Juga: Virus Corona Guncang Pasar Saham, Ini Cara Lain untuk Tumbuhkan Aset

Teten  melnajutkan, capaian kinerja Kospin Jasa yang terus mengalami pertumbuhan merupakan contoh model koperasi yang dikelola secara profesional, mampu menerapkan manajamen modern, inovasi dan berusaha memasuki era baru dan era digital.#

Kospin Jasa juga menjalankan fungsinya sebagai koperasi yang menghubungkan antar kegiatan usaha sehingga terjadi pergerakan ekonomi yang semakin besar.

Baca Juga: Lewat Inovasi Berbasis Digital, MIS Group Perkuat Eksistensi Bisnis

"Melihat pengalaman Kospin Jasa, koperasi bisa menjadi tulang punggung ekonomi nasional," kata Teten.

Namun, ia mengakui tantangan koperasi khususnya Koperasi Simpan Pinjam tidak mudah karena di luar koperasi tumbuh lembaga keuangan yang modern dengan layanan mudah dan cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×