kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Kredit andalan BTPN tumbuh rendah


Rabu, 09 Maret 2016 / 22:20 WIB
Kredit andalan BTPN tumbuh rendah


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kredit pensiunan sebagai bisnis andalan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) kurang solid pada tahun lalu. Mengutip laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), kredit pensiunan hanya tumbuh 9% menjadi Rp 37,9 triliun per Desember 2015. Bandingkan dengan posisi akhir Desember 2014 yang mencapai Rp 34,90 triliun.

Sedangkan, kredit andalan lainnya yaitu kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tercatat tumbuh lebih besar, yakni 23% menjadi Rp 15,6 triliun per Desember 2015 dibandingkan posisi Rp 12,73 triliun per Desember 2014. Kredit UMKM ini terdiri dari kredit mikro senilai Rp 8,73 triliun dan kredit UKM senilai Rp 6,86 triliun.

Direktur Utama BPTN Jerry Ng mengatakan, secara keseluruhan kredit BTPN tumbuh 13% menjadi Rp 58,58 triliun per Desember 2015. Kredit di bank pelat merah ini tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan kredit perbankan sebesar 10% sepanjang tahun 2015.

“Meski situasi perekonomian menantang, BTPN dapat menjaga kualitas kredit,” katanya, Selasa (8/3). Misalnya, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) sekitar 0,7% per Desember 2015, dan special mention 1,7% per Desember 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×