kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Kredit BRI tumbuh hingga 24% pada kuartal III 2011


Rabu, 05 Oktober 2011 / 16:00 WIB
Kredit BRI tumbuh hingga 24% pada kuartal III 2011
ILUSTRASI. Harga sepeda gunung Pacific Foster 5.0 bikin rogoh kocek dalam-dalam, ini tampilannya


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) optimistis target pertumbuhan kredit 22% hingga akhir tahun ini bakal tercapai. Apalagi per September 2011 pertumbuhan kredit BRI sudah mencapai 23% dibandingkan periode serupa tahun lalu.

"Pertumbuhan itu sama dengan rata-rata industri yang pada kuartal ketiga tahun ini sekitar 23%-24%," kata Direktur Keuangan BRI Achmad Baequni di acara Investor Summit 2011, Rabu (5/10).

Ia mengatakan, target pertumbuhan kredit masih bisa tercapai meskipun perekonomian global cenderung melambat tahun ini. Optimisme BRI disokong beberapa faktor. Di antaranya, PDB Indonesia yang per Juni 2011 yang mencapai 6,5%, inflasi terkendali dan cadangan devisa cukup signifikan.

Selain itu, sekitar dua per tiga atau mayoritas ekspor Indonesia diarahkan ke kawasan Asia. Adapun ekspor ke Eropa mencapai 13% dan ke AS sebesar 10%.

"Selama ini kami lebih banyak membiayai kredit di dalam negeri, seperti di sektor infrastruktur dan perkebunan," terang Baequni.

Merujuk kinerja sampai semester I-2011, total kredit BRI mencapai Rp 265,82 triliun. Angka ini meningkat 17,49% dibandingkan periode serupa tahun lalu yang besarnya Rp 226,24 triliun.

"Jika kredit kami tumbuh di atas 24% tahun depan, mungkin BRI akan menerbitkan subdebt," jelas Baequni. Informasi saja, rasio kecukupan modal BRI per Juni sebesar 14,7%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×