CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.993   48,00   0,27%
  • IDX 6.239   62,98   1,02%
  • KOMPAS100 825   10,87   1,34%
  • LQ45 631   9,54   1,53%
  • ISSI 214   2,19   1,03%
  • IDX30 357   5,53   1,57%
  • IDXHIDIV20 444   6,13   1,40%
  • IDX80 94   1,34   1,44%
  • IDXV30 119   1,37   1,17%
  • IDXQ30 115   1,71   1,50%

Kredit konsumsi BNI masih bisa tumbuh mumpuni


Senin, 13 Januari 2020 / 21:21 WIB
ILUSTRASI. Petugas melayani nasabah di Bank BNI KCP Tubagus Angke, Grogol Petamburan, DKI Jakarta, Jumat (3/1/2020). Kredit konsumsi jadi salah satu pendorong pertumbuhan total kredit BNI dengan pertumbuhan di kisaran 7,5% hingga 8,5%. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah jebloknya pertumbuhan kredit konsumsi sepanjang tahun lalu, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) masih mencatat pertumbuhan yang mumpuni. Tahun ini, bank berlogo angka 46 ini juga optimistis kredit konsumsinya bisa tumbuh double digit.

“Kredit konsumsi kami jadi salah satu pendorong pertumbuhan total kredit dengan pertumbuhan di kisaran 7,5% hingga 8,5%. Ini di atas rata-rata industri yang tumbuh 6,5% per Oktober 2019,” kata Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo kepada Kontan.co.id, Senin (13/1).

Baca Juga: CIMB dan Bank Mandiri siap implementasikan transaksi kartu kredit pakai PIN

Ia menambahkan, tahun lalu segmen kredit pemilikan rumah (KPR) dan payroll loan jadi penopang kredit konsumsi dengan pertumbuhan hingga 11% (yoy). Pun tahun ini dua segmen kredit tersebut akan jadi penopang untuk merealisasikan target pertumbuhan double digit.

Proyeksi perekonomian nasional yang baik ditambah tren bunga acuan yang rendah disebut Anggoro jadi acuan perseroan pasang target tinggi tahun ini.

“Beberapa strategi yang akan dilaksanakan antara lain dengan menggenjot pertumbuhan KPR melalui digital form dan promosi kepada milenial serta dengan menggarap payroll loan kepada lembaga pemerintahan dan BUMN yang memiliki potensi dalam pertumbuhannya,” lanjutnya.

Baca Juga: Laju kredit konsumsi terus melambat

Adapun per November, perseroan secara total tercatat telah menyalurkan kredit Rp 523,93 triliun dengan pertumbuhan 11,70% (yoy).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×