kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kredit Konsumsi Jadi Lokomotif Pertumbuhan Kredit Mandiri


Kamis, 10 Juni 2010 / 16:22 WIB


Reporter: Ruisa Khoiriyah | Editor: Test Test

JAKARTA. Pertumbuhan kredit perbankan di Tanah Air masih terus melaju meski bayang-bayang krisis belum sepenuhnya hilang. Sebagaimana laju pertumbuhan ekonomi yang masih dominan disorong oleh konsumsi masyarakat, pertumbuhan kredit perbankan sejauh ini juga masih mendapat bahan bakar terbanyak dari kredit konsumsi.

Tidak mengherankan jika perbankan terus berlomba menggeber penyaluran kredit yang sifatnya konsumtif ini untuk mengail keuntungan. Contohnya, Bank Mandiriyang membukukan penyaluran kredit konsumsi senilai Rp 25 triliun.

EVP Coordinator Consumer Finance Mansyur P. Nasution mengungkapkan, capaian tersebut terbanyak disumbang oleh kredit kepemilikan rumah (KPR) yang porsinya mencapai Rp 13 triliun. "Sisanya disumbang oleh kartu kredit, kredit kepemilikan mobil, kredit tanpa agunan, dan kredit mitra karya," ujarnya di Jakarta, Kamis (10/6).

Tahun 2009 lalu, untuk pos kredit konsumsi, Mandiri membukukan penyaluran kredit sebesar Rp 23,4 triliun. "Untuk tahun ini, kami targetkan tumbuh sebesar 28%," ungkap Mansyur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×