kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kredit Multifinance Capai Rp 512 Triliun, Multiguna Jadi Berkontribusi 50%


Kamis, 09 April 2026 / 13:50 WIB
Kredit Multifinance Capai Rp 512 Triliun, Multiguna Jadi Berkontribusi 50%
ILUSTRASI. Kinerja Industri Multifinance (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan multiguna menjadi penopang utama kinerja pembiayaan industri multifinance per Februari 2026. 

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan pembiayaan multiguna memakan porsi sebesar 50,22% terhadap total pembiayaan industri. 

"Pembiayaan multiguna tumbuh 1,28% secara year on year (YoY) menjadi Rp 257,17 triliun per Februari 2026," ucapnya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Rabu (8/3).

Baca Juga: OJK: Multifinance Lebih Selektif Pilih Debitur Demi Jaga Posisi Kredit Bermasalah

Agusman menyampaikan pembiayaan investasi menjadi penopang terbesar kedua dengan porsi sebesar 32,79%. Nilai pembiayaan investasi sebesar Rp 167,92 triliun per Februari 2026, atau kinerjanya terkontraksi 2,89% YoY.

Selain itu, pembiayaan modal kerja tercatat memakan porsi 10,67%. Nilainya mencapai Rp 54,63 triliun per Februari 2026, atau tumbuh 8,31% secara YoY.

Lebih lanjut, Agusman memproyeksikan pembiayaan multiguna diperkirakan tetap menjadi penopang utama pertumbuhan industri multifinance ke depannya. Dia juga bilang peluang bisnis baru di industri multifinance terus berkembang dan dapat didorong sepanjang selaras dengan ketentuan yang berlaku, termasuk melalui diversifikasi pembiayaan.

Berdasarkan kinerja industri, OJK mencatat, piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 512,14 triliun per Februari 2026. Nilai piutang pembiayaan itu tumbuh 1,01% secara YoY.

Sementara itu, tingkat Non Performing Financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan per Februari 2026 sebesar 2,78%. Angkanya terbilang memburuk, jika dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,72%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×