kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Kredit perbankan kian lesu


Minggu, 18 September 2016 / 19:40 WIB
Kredit perbankan kian lesu


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Yudho Winarto

Selanjutnya, perusahaan akan mengandalkan kredit di segmen usaha kecil dan menengah (UKM) dan kredit ritel untuk menjaga pertumbuhan kredit.

Haru Koesmahargyo, Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mengaku, pihaknya masih tinggi dalam menyalurkan kredit dengan pertumbuhan 17% secara year on year per saat ini.

Pertumbuhan kredit ini berasal dari segmen mikro yang berasal dari kredit usaha rakyat (KUR). “BRI masih memperkirakan kredit tumbuh 15% hingga akhir tahun,” jelas Haru.

Ahmad Irfan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Banten Tbk (BJB) menyampaikan, perbankan tengah menghadapi permasalahan kredit, namun pihaknya masih mencanangkan pertumbuhan kredit sebesar 13%-14% di tahun 2016 ini, segmen kredit yang masih memiliki permintaan pinjaman adalah mikro, komersial dan infrastruktur.

Untuk UMKM akan tumbuh 7% sambil menjaga kredit bermasalah pada segmen ini. Khusus untuk infrastruktur dapat tumbuh 50% karena BJB telah menyalurkan kredit untuk pembangunan jalan tol, bandar udara (bandara) dan proyek Light Rail Transit (LRT) baik di wilayah Jawa Barat (Jabar) maupun luar Jabar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×