kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Kredit perbankan tumbuh 1,16% Per Agustus


Kamis, 30 September 2021 / 19:02 WIB
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta (14/7). Kredit perbankan tumbuh 1,16% Per Agustus. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/14/07/2016


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kredit perbankan semakin mengalami perbaikan. Kendati ada pembatasan aktivitas masyarakat lewat kebijakan PPKM sejak awal Juli seiring peningkatan kasus Covid-19, secara mengejutkan kredit perbankan per Agustus justru tumbuh jauh dibandingkan bulan sebelumnya. 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit per Agustus tumbuh sebesar 1,16% secara year on year (YoY) dan meningkat 1,91% dibandingkan akhir tahun lalu atau year to date (ytd). Padahal pada bulan Juli, kredit baru tumbuh 0,5%.

"Secara sektoral, kredit sektor rumah tangga mencatatkan kenaikan terbesar secara bulanan yakni sebesar Rp 4,8 triliun," kata  Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik Anto Prabowo dalam keterangan resminya, Kamis (30/9).

Perbankan tercatat akomodatif dalam penyaluran kredit untuk mendukung produk dan komoditas berorientasi ekspor yang tumbuh sebesar 4.92% ytd, sehingga turut mendorong surplus neraca perdagangan Indonesia. 

Baca Juga: Gelar MOST Carnaval 2021, Mandiri Sekuritas catatkan peningkatan nilai transaksi

Pertumbuhan kredit tersebut masih diimbangi dengan kualitas kredit yang terjaga.  Rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) per Agustus secara gross tercatat di level 3,35% atau tidak berubah dari posisi Juli. Sementara secara net justru membaik dari 1,09% menjadi 1,08%.

Kendati begitu, rasio NPL tersebut masih meningkat dibandingkan awal tahun dimana NPL gross pada Januari masih berada di 3,17% dan NPL net 1,03%. 

Sementara, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 8,81% yoy atau 5,91% ytd. Likuiditas perbankan berada pada level yang memadai. Rasio alat likuid/non- core deposit dan alat likuid/DPK per Agustus 2021 terpantau masing-masing pada level 149,72% dan 32,67%, di atas threshold masing-masing sebesar 50% dan 10%.

Permodalan lembaga jasa keuangan sampai saat ini terjaga dengan pada level yang memadai. Capital Adequacy Ratio perbankan tercatat sebesar 24,41%.

Selanjutnya: Bank OCBC NISP jalani kerja sama dengan AdMedika pembiayaan alat kesehatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×