kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kredit Sindikasi BCA Tumbuh 49,08% di Kuartal I 2024


Selasa, 14 Mei 2024 / 13:52 WIB
Kredit Sindikasi BCA Tumbuh 49,08% di Kuartal I 2024
ILUSTRASI. Penyaluran kredit sindikasi PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meningkat di awal tahun ini.


Reporter: Aldehead Marinda | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Penyaluran kredit sindikasi PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meningkat di awal tahun ini. Per Maret 2024, BCA telah menyalurkan kredit sindikasi sebesar Rp 8,79 triliun atau tumbuh 49,08% jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.

Tahun lalu, EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, penyaluran kredit sindikasi BCA juga bertumbuh.

Selama tahun lalu, BCA mengelola kredit sindikasi senilai Rp 227,84 triliun. "Dari jumlah itu, porsi partisipasi BCA dalam kredit sindikasi tersebut tercatat sebesar Rp 48,87 triliun.” ujar Hera, Senin (13/5).

Baca Juga: Nilai Aset di Atas Rp 1.000 Triliun, 4 Konglomerasi Ini Kuasai Industri Keuangan RI

Menurut Hera, pertumbuhan kredit sindikasi BCA karena kondisi perekonomian nasional yang juga bertumbuh pada kuartal I-2024.

Di periode tersebut, kredit sindikasi BCA banyak disalurkan untuk proyek-proyek strategis nasional seperti infrastruktur jalan tol, konstruksi hingga kelistrikan.

Hera menyebut soal komitmen BCA untuk terus berpartisipasi dalam kredit sindikasi dengan senantiasa mempertimbangkan faktor risk appetite, posisi likuiditas dan modal, serta memilih proyek-proyek yang berpotensi memperkuat bisnis inti BCA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×