kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Kredit valas Bank Mandiri melambat


Rabu, 18 Juli 2012 / 16:53 WIB
ILUSTRASI. Warga melintasi spanduk himbauan pencegahan Covid-19 di Depok, Jawa Barat, Minggu (13/12).


Reporter: Anna Suci Perwitasari

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sudah melakukan penyaluran kredit secara konsolidasi sebesar Rp 350 triliun di akhir semester 1 2012. Angka tersebut meningkat sekitar 26,5% hingga 27% dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Keuangan Bank Mandiri Pahala N Mansury mengungkapkan, pertumbuhan ini memang cenderung menurun dibandingkan yang di kuartal pertama 2012. "Triwulan pertama kami berhasil naik 29%," tambahnya saat ditemui hari ini.

Perlambatan kredit yang terjadi, merupakan imbas dari pengereman kredit dalam bentuk valuta asing (valas). Di mana Mandiri memang sengaja memperlambat kredit valuta untuk mengantipasi ketidakpastian ekonomi global akibat krisis utang Uni Eropa.

“Kredit valas pada triwulan I tumbuh 14%, namun pada triwulan II hanya naik 8%,” jelasnya. Likuiditas valas menjadi isu penting bagi bank berstatus badan usaha milik negara (BUMN) ini. Bank yang memiliki kode saham BMRI sedang mencari dana segar berupa valas senilai US$ 350 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×