kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kualitas Kredit Perbankan Terancam Memburuk, Perbankan Siapkan Antisipasi


Senin, 06 November 2023 / 18:29 WIB
Kualitas Kredit Perbankan Terancam Memburuk, Perbankan Siapkan Antisipasi
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di atm kantor cabang Bank BTN Jakarta, Jumat (22/4/2022). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/22/04/2022.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

Di sisi lain, Bank Banten juga sudah melakukan antisipasi dengan tidak sembarangan lagi menyalurkan kredit. Harapannya, itu tidak menambah kredit-kredit buruk di masa mendatang.

Ambil contoh, saat ini Bank Banten akan fokus penyaluran kredit untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) karena dianggap lebih aman. Sementara, kredit untuk komersial lebih diperketat.

“Kelemahan kita kan dulu sebenarnya belum siap terus dipaksakan untuk mendapat kredit, ini tak akan kita ulangi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Risiko BTN Setiyo Wibowo mengungkapkan bahwa pihaknya juga sudah mengantisipasi potensi kenaikan NPL di masa mendatang. Per September 2023, NPL milik BTN ada di level 3,5% atau turun dari posisi separuh pertama 2023 yang ada di level 3,7%.

Adapun, antisipasi yang sudah dilakukan antara lain perubahan proses bisnis yang lebih prudent. Ditambah, penguatan tim penagihan dan penjualan aset-aset yang menjadi kredit macet tersebut.

“Jadi bankir kan harus melakukan upaya pencegahan sebelum risiko itu terjadi,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×