kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Kucuran Kredit Perbankan Mulai Deras, Tumbuh 13,09% Per April 2024


Jumat, 24 Mei 2024 / 07:40 WIB
Kucuran Kredit Perbankan Mulai Deras, Tumbuh 13,09% Per April 2024
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit per April 2024 sebesar 13,09% secara tahunan (YoY).


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kucuran kredit perbankan mulai deras mengalir. Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit per April 2024 sebesar 13,09% secara tahunan (YoY).

Pertumbuhan kredit tersebut lebih baik dibandingkan pada bulan sebelumnya. Pada Maret 2024, BI mencatat pertumbuhan kredit perbankan masih di kisaran 12,4%.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kredit tumbuh tinggi karena didorong pertumbuhan kredit di banyak sektor, seperti sektor industri, jasa dunia usaha, dan perdagangan, sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi.

Tak hanya itu, tingginya permintaan kredit juga dipengaruhi sisi penawaran. Ini sejalan dengan terjaganya appetite perbankan yang didukung tingginya permodalan, berlanjutnya strategi realokasi aset ke kredit oleh perbankan, dan diterapkannya kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) yang menjaga kecukupan likuiditas perbankan.

“Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit didukung oleh kinerja korporasi dan rumah tangga yang tetap terjaga baik,” ujar Perry, Rabu (22/5).

Baca Juga: Ini Alasan BI Tahan Bunga Acuan BI Rate di Level 6,25%

Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit ditopang kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi yang masing-masing tumbuh sebesar 15,69% YoY, 13,25% YoY, dan 10,34% YoY.

Selain itu, pembiayaan syariah juga tumbuh tinggi sebesar 14,88% yoy, sementara kredit UMKM  tumbuh sebesar 7,30% yoy.

“Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan kredit 2024 akan terus meningkat menuju batas atas kisaran prakiraan 10%-12%,” ujar Perry.

Ke depan, Perry bilang, BI akan terus memperkuat efektivitas implementasi kebijakan makroprudensial akomodatif dan mempererat sinergi dengan Pemerintah, KSSK, perbankan, serta pelaku usaha untuk mendukung peningkatan kredit/pembiayaan bagi pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×