kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Laba anak perusahaan milik BNI meningkat 4,1% hingga September 2021


Selasa, 02 November 2021 / 14:58 WIB
Laba anak perusahaan milik BNI meningkat 4,1% hingga September 2021
ILUSTRASI. Manajemen BNI. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perbankan terus memacu kinerja anak perusahaan yang dimiliki, tak terkecuali PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. BNI memiliki berbagai anak perusahaan yang bergerak di sektor keuangan yang terdiri dari BNI Multifinance, BNI Sekuritas, BNI Life, BNI Remittance, BNI Asset Management, BNI Serurities Pte, Ltd.

Bank bersani saham BBNI ini mencatatkan anak perusahaan memiliki laba bersih senilai Rp 110,2 miliar pada September 2021. Nilai itu meningkat 4,1% yoy dari posisi yang sama tahun lalu senilai Rp 105,8 miliar. 

Memang, nilainya masih rendah dibandingkan laba BNI secara konsolidasi mencapai Rp 7,7 triliun hingga kuartal ketiga 2021. Nilai itu melonjak 73,9% yoy menjadi Rp 4,3 triliun.

Baca Juga: Prospek stabil, Pefindo sematkan peringkat idAA+ untuk Bank Mantap

Kendati demikian, BNI tengah berupaya memperbesar anak usaha dengan rencana mengakuisisi bank kecil untuk dijadikan bank digital yang fokus pada segmen UMKM. 

“Tujuannya,  Bank digital ini akan membawa BNI yang sustainable dan profitable dalam jangka panjang. Kami punya SDM yang profesional, kami sudah susun roadmap digital yang matang baik dalam maupun luar negeri,” papar Royke belum lama ini.

Bank digital ini dengan karakteristik digital juga  akan menyasar pasar yang luas termasuk tradisional UMKM. Sehingga bisa mendukung pertumbuhan dana murah atau current account and saving account (CASA).

“Dengan modal bisnis yang tepat akan tingkatkan ROA BNI terutama model bisnis yang sangat efisiensi, karena teknologi akan membuat operasional bisnisnya jadi lebih murah,” tambah Royke.

Selanjutnya: Anak usaha berkontribusi 12,5% terhadap laba Bank Mandiri di kuartal III-2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×