Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 35% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal I-2026. Kinerja tersebut ditopang pertumbuhan penyaluran kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga di tengah kualitas aset yang tetap terjaga.
Hingga Maret 2026, Danamon membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp 1,1 triliun. Sementara itu, pre-provision operating profit (PPOP) tercatat mencapai Rp 2,6 triliun atau tumbuh 12% yoy.
Direktur Utama Danamon Nobuya Kawasaki mengatakan, perseroan memulai 2026 dengan kinerja yang solid di seluruh lini bisnis, baik dari sisi penyaluran kredit, penghimpunan dana, maupun profitabilitas.
“Danamon memulai tahun 2026 dengan kinerja keuangan yang kuat, mencatat pertumbuhan pada pembiayaan, pendanaan, dan profitabilitas, sambil tetap menjaga kualitas aset melalui praktik yang prudent,” ujar Nobuya dalam keterangan resmi, Rabu (29/4/2026).
Baca Juga: RUPST Bank Mandiri Restui Dividen Jumbo dan Buyback Rp1,17 Triliun
Per Maret 2026, total kredit dan trade finance konsolidasian Danamon mencapai Rp 216,2 triliun atau tumbuh 9% yoy. Pertumbuhan kredit terjadi di seluruh lini bisnis, antara lain Enterprise Banking & Financial Institution yang tumbuh 11%, SME Banking naik 9%, Consumer Banking tumbuh 7%, dan Adira Finance meningkat 5%.
Dari sisi pendanaan, total dana pihak ketiga dalam bentuk giro, tabungan, dan deposito tercatat sebesar Rp 176,1 triliun atau naik 16% yoy.
Danamon juga mencatat net interest margin (NIM) sebesar 7,6% pada kuartal I-2026.
Kualitas aset pun tetap terjaga. Rasio loan at risk (LAR) tercatat sebesar 8,2%, membaik 2,4 percentage point secara tahunan. Sementara rasio kredit bermasalah atau gross non-performing loan (NPL) berada di level 1,6%, turun 30 basis poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Adapun rasio pencadangan atau NPL coverage mencapai 290,6%.
Di sisi operasional, Danamon terus memperkuat ekosistem otomotif bersama Adira Finance dan MUFG. Pada kuartal I-2026, penyaluran kredit sinergi di ekosistem otomotif tumbuh 36% secara tahunan.
Baca Juga: Saham Big Banks Lesu, Tekanan Net Sell Asing Masih Berlanjut
Perseroan juga mendukung penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026 pada Februari lalu bersama Adira Finance dan MUFG. Dalam ajang tersebut, Danamon mencatat pertumbuhan volume transaksi sebesar 9% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada layanan digital, aplikasi D-Bank PRO mencatat pertumbuhan jumlah transaksi sebesar 31% dan kenaikan volume transaksi sebesar 39% secara tahunan. Sementara aplikasi Danamon Cash Connect untuk nasabah korporasi mencatat pertumbuhan jumlah pengguna sebesar 24%.
Sepanjang kuartal I-2026, Danamon juga meraih sejumlah penghargaan, antara lain pada ajang The 9th Infobank Satisfaction, Loyalty, and Engagement Awards 2026 dan Indonesia Top Digital Financial Brands Awards 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













