kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Laba BNI TW1 2017 melesat di atas Rp 3 triliun


Rabu, 12 April 2017 / 17:33 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) per kuartal I 2017 mencatat laba bersih mencapai Rp 3,23 triliun atau tumbuh 8,5% dibandingkan laba yang diraih pada periode sama tahun 2016. Kenaikan laba bersih ini ditopang antara lain oleh pembiayaan ke sektor-sektor ekonomi produktif terutama infrastruktur.

Adapun tercatat pada tri wulan pertama tahun 2017 kredit bank berkode saham BBNI ini tumbuh 21,4% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi sebesar Rp 396,52 triliun.

Wakil Direktur Utama BNI, Herry Sidharta menuturkan sektor infrastruktur kuartal I 2017 yang paling menopang pertumbuhan kredit antara lain telekomunikasi, konstruksi, minyak dan gas, transportasi serta power plant. “Secara persentasi, kita perkirakan dari total infrastruktur mayoritas di jalan tol 25%, power plant 22%, telekomunikasi serta minyak dan gas masing-masing 13%,” ujarnya dalam paparan kinerja BNI, Rabu (12/4).

Kucuran kredit yang tumbuh positif tersebut diiringi pula dengan pengelolaan risiko kredit yang stabil. Langkah-langkah yang diambil BNI untuk mengelola risiko tersebut antara lain dengan merestrukturisasi kredit. Adapun, rasio kredit yang direstrukturisasi terhadap total kredit menurun dari 8,0% pada akhir tahun 2016 menjadi 7,8% pada kuartal I 2017.

Sementara dari sisi laba, terungkap bawa laba bersih BNI terbentuk oleh Pendapatan Bunga Bersih (NII) yang naik 12,3% dari Rp 6,9 triliun pada Kuartal I-2016 menjadi Rp 7,76 triliun di Kuartal I tahun ini. Pecapaian NII tersebut turut mendukung Net Interest Margin (NIM) yang tetap terjaga di level 5,6%.

Selain itu, perolehan laba juga ditopang oleh Pendapatan Non-Bunga yang naik 14,2% dari Rp 1,96 triliun di Kuartal I 2016 menjadi Rp 2,23 triliun pada Kuartal I 2017 didukung oleh kenaikan fee based income dari trade finance, pengelolaan rekening, bisnis kartu, transaksi ATM, dan sumber pendapatan non-bunga lainnya. Pencapaian ini tercermin dari Return on Equity (ROE) BNI yang meningkat menjadi 16% dibandingkan posisi akhir tahun lalu 15,5%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×