kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Likuiditas valas di BNI mengetat


Senin, 25 Juni 2018 / 17:42 WIB
ILUSTRASI. Likuiditas valas


Reporter: Yoliawan H | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat kenaikan loan to deposit ratio (LDR) dalam bentuk valuta asing (valas) mereka di kuartal I-2018 menjadi 94,7%, naik jika dibandingkan dengan kuartal I 2017 sebesar 80,0%. Pengetatan ini sejalan dengan laju LDR valas industri yang juga meningkat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, rasio pinjaman terhadap simpanan atau LDR untuk valas naik 879 basis poin (bps) menjadi 95,08% per Maret 2018. Sebelumnya, posisi LDR valas sebesar 86,29% pada Maret tahun lalu.

Data tersebut menunjukkan terjadi pengetatan likuiditas valas. Ketatnya simpanan valas ini disebabkan karena kredit valas tumbuh 9,16%, sedangkan dana pihak ketiga (DPK) valas justru menurun 0,5%.

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Keuangan BNI mengatakan, hal ini lebih disebabkan kepada kebutuhan bisnis debitur valas yang cukup tinggi di kuartal I-2018.

"Kendati demikian, memasuki kuartal II, kondisi LDR valas sudah semakin valas dengan posisi saat ini sebesar 85%," ujar Anggoro kepada kontan.co.id, Sabtu (23/6).

Pihaknya akan menjaga rasio LDR di level optimal sebesar 85%-92%, tentunya ini akan dibarengi dengan penyaluran pinjaman valas yang disesuaikan kepada debitur dengan mayoritas cash flow dalam bentuk valas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×