kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.625   72,00   0,41%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

LPEI optimis mencapai pembiayaan Rp 49 triliun


Jumat, 26 September 2014 / 08:24 WIB
ILUSTRASI. PT DIagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) menambah empat laboratorium


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Lembaga Penjamin Ekspor Indonesia (LPEI) atau nama lainnya adalah Exim Bank mengincar target penyaluran pembiayaan ekspor senilai antara Rp 48 triliun hingga Rp 49 triliun. Sampai dengan kuartal ketiga tahun ini, jumlah pembiayaan ekspor yang sudah disalurkan LPEI mencapai Rp 45,5 triliun. 

Basuki Setyadji, Direktur Keuangan Exim Bank optimistis, target tersebut bisa tercapai. Sebab, sejumlah ekspor komoditas seperti kelapa sawit dan cokelat masih menggeliat. Begitupun juga dengan ekspor tekstil dan perikanan. "Ekspor mineral seperti batubara masih turun karena harganya rendah," kata Basuki. 

Selain menyalurkan pembiayaan ekspor, LPEI juga mengucurkan kredit bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Targetnya, pembiayaan UMKM bisa mencapai Rp 4 triliun sepanjang tahun 2014. Sampai September ini, jumlah kredit yang mengalir ke UMKM sebesar Rp 3,5 triliun atau 87,5% dari target.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×