kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.875   -113,00   -0,63%
  • IDX 6.134   12,16   0,20%
  • KOMPAS100 795   1,63   0,21%
  • LQ45 608   0,09   0,02%
  • ISSI 213   1,44   0,68%
  • IDX30 337   -0,34   -0,10%
  • IDXHIDIV20 429   2,04   0,48%
  • IDX80 91   0,18   0,20%
  • IDXV30 116   0,81   0,70%
  • IDXQ30 110   0,25   0,23%

LTV dilonggarkan, KPR BII bisa tumbuh di atas 10%


Rabu, 20 Mei 2015 / 18:13 WIB
ILUSTRASI. 6 Manfaat Minyak Kemiri untuk Rambut, Rutin Dipakai!


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII) memprediksi pelonggaran aturan rasio kredit terhadap nilai agunan atau loan to value (LTV) untuk kredit pemilikan rumah (KPR) akan membantu pertumbuhan bisnis properti BII. Lani Darmawan, Direktur Ritel Banking BII mengatakan, ini akan membantu pertumbuhan KPR untuk rumah pertama.

“Hopefully sedikit banyak akan ada peningkatan,” kata Lani kepada KONTAN, Rabu (20/15).

Bank milik Malaysia ini membidik pertumbuhan KPR sebesar 10% pada tahun 2015 dengan mayoritas untuk rumah pertama. Lanjutnya, naiknya rasio LTV untuk KPR sebesar 10%, maka pertumbuhan KPR BII akan di atas 10% di tahun ini.

Dengan asumsi pertumbuhan KPR di atas 10% maka pertumbuhan kredit perumahan akan mencapai Rp 17,71 triliun atau bertambah Rp 1,61 triliun pada tahun ini, dari perhitungan realisasi kredit rumah sebesar Rp 16,1 triliun per Desember 2014. Adapun, BII mencatat pertumbuhan KPR sebesar 20% pada tahun 2014.

Lani bilang, pelonggaran LTV untuk rumah pertama akan menaikkan porsi kredit BII, karena mayoritas atau sekitar 60% kredit KPR BII mengalir ke rumah pertama. Sedangkan sisanya mengalir untuk rumah menengah ke atas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×