kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Mantap, BCA cetak laba bersih Rp 6,6 triliun di kuartal I-2020


Rabu, 27 Mei 2020 / 15:13 WIB
Mantap, BCA cetak laba bersih Rp 6,6 triliun di kuartal I-2020
ILUSTRASI. President director of PT Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan entitas anak mampu mencatatkan kinerja solid pada kuartal I-2020. Di tengah pandemi dan tantangan ekonomi, BCA membukukan laba bersih Rp 6,6 triliun, naik 8,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba itu sejalan dengan pendapatan operasional BCA yang melonjak 17,3% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 19,6 triliun. Ini didukung oleh pertumbuhan kredit dan kinerja CASA yang solid. 

Per Maret 2020, portofolio kredit BCA tumbuh 12,3% yoy menjadi Rp 612,2 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didukung oleh kredit korporasi yang melesat 25,4% secara tahunan menjadi Rp 260,4 triliun di akhir Maret lalu.

Baca Juga: Potensi restrukturisasi kredit akibat pandemi corona bisa lebih dari Rp 1.300 triliun  

Sementara itu, kredit komersial dan UKM naik tipis 5,0% yoy menjadi Rp 191,2 triliun. Kredit konsumer tumbuh moderat sebesar 3,0% yoy menjadi Rp 154,9 triliun sejalan dengan tren pertumbuhan pembelian rumah dan otomotif yang lambat.

Pada segmen kredit konsumer, KPR perbankan swasta ini naik 7,0% menjadi Rp 92,5 triliun. Sedangkan KKB turun 2,1% yoy menjadi Rp 47,2 triliun, dan outstanding kartu kredit turun 3,7% yoy menjadi Rp 12,4 triliun. 

Pada periode yang sama, pembiayaan syariah meningkat 19,8% yoy menjadi Rp 5,7 triliun. Dari perspektif sustainable finance, portofolio pembiayaan untuk kegiatan usaha berbasis lingkungan mencapai Rp 118,6 triliun pada akhir Maret 2020, tumbuh 17,0% yoy.




TERBARU

[X]
×