kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.013   22,00   0,13%
  • IDX 7.098   1,19   0,02%
  • KOMPAS100 980   2,95   0,30%
  • LQ45 720   1,06   0,15%
  • ISSI 252   2,58   1,03%
  • IDX30 389   -1,52   -0,39%
  • IDXHIDIV20 491   1,57   0,32%
  • IDX80 111   0,55   0,50%
  • IDXV30 136   1,80   1,34%
  • IDXQ30 127   -0,54   -0,42%

Masih di Bawah Proyeksi AAUI, Premi Asuransi Umum Tumbuh 6,3% per Kuartal III-2025


Kamis, 20 November 2025 / 20:58 WIB
Masih di Bawah Proyeksi AAUI, Premi Asuransi Umum Tumbuh 6,3% per Kuartal III-2025
ILUSTRASI. Ketua Umum AAUI Budi Herawan. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 84,72 triliun per kuartal 2025. Angka tersebut tumbuh 6,3% jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 79,69 triliun.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 84,72 triliun per kuartal 2025. Angka tersebut tumbuh 6,3% jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 79,69 triliun.

Namun, Ketua Umum AAUI, Budi Herawan menyampaikan bahwa capaian tersebut berada di bawah ekspektasi target awal tahun. Ia sebelumnya memproyeksikan pertumbuhan premi industri bisa mencapai 8%-10% sepanjang 2025. 

“Secara overall hanya tumbuh 6,3% per kuartal III-2025. Padahal saya memproyeksikan industri asuransi umum bisa mencapai 8%-10% di sepanjang 2025,” ujar Budi dalam konferensi pers AAUI di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Baca Juga: AAUI Perkirakan Kinerja Lini Asuransi Kendaraan Stabil hingga Akhir 2026

Namun, ia mengakui sulit untuk memberikan analisis lebih tajam terhadap potensi pertumbuhan hingga penutupan tahun.

“Banyak indikator yang mempengaruhi. Namun saya harap kebijakan pemerintah bisa menjadi stimulus untuk mendongkrak pertumbuhan premi,” jelasnya.

Budi menambahkan, pelaku industri mulai membuka ruang pertumbuhan baru melalui sejumlah inovasi produk. Salah satunya adalah pemanfaatan asuransi parametrik untuk risiko gempa bumi dan pertanian.

Baca Juga: AAUI Perkirakan Kinerja Asuransi Umum Masih Berpotensi Tumbuh hingga Akhir 2025

Selain itu, potensi premi juga dinilai besar pada segmen asuransi UMKM, terutama dari lini asuransi harta benda milik pelaku usaha kecil dan menengah. Sementara itu, permintaan terhadap asuransi siber mulai meningkat seiring kewajiban internal di sejumlah korporasi.

Untuk tahun depan, Budi mengaku belum menetapkan proyeksi pertumbuhan.

“Untuk target 2026, kami belum berani karena indikatornya belum clear,” kata Budi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×