kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.883   -11,00   -0,07%
  • IDX 8.037   20,41   0,25%
  • KOMPAS100 1.129   3,82   0,34%
  • LQ45 817   4,45   0,55%
  • ISSI 287   1,04   0,36%
  • IDX30 432   3,00   0,70%
  • IDXHIDIV20 522   4,79   0,93%
  • IDX80 127   0,64   0,50%
  • IDXV30 142   1,62   1,15%
  • IDXQ30 138   0,76   0,55%

Mega Insurance Proyeksikan Asuransi Marine Cargo Berpotensi Tumbuh Stabil di 2026


Selasa, 03 Maret 2026 / 08:44 WIB
Mega Insurance Proyeksikan Asuransi Marine Cargo Berpotensi Tumbuh Stabil di 2026


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Umum Mega (Mega Insurance) memproyeksikan kinerja lini asuransi marine cargo berpotensi tetap tumbuh stabil pada 2026 tahun ini.

Risk, Legal, and Compliance Director Mega Insurance Diang Edelina mengatakan proyeksi itu berdasarkan sejumlah peluang yang bisa dioptimalkan. Diang menerangkan bahwa peluang pertumbuhan, antara lain berasal dari diversifikasi pasar ekspor Indonesia.

"Selain itu, adanya peluang pertumbuhan distribusi domestik, termasuk e-commerce, yang dapat mendorong peningkatan market share perusahaan," ucapnya kepada Kontan, Senin (2/3/2026).

Meskipun demikian, Diang menyampaikan terdapat sejumlah tantangan yang perlu diantisipasi terkait lini asuransi marine cargo tahun ini. Dia bilang tantangannya, yakni adanya dinamika geopolitik dan kebijakan global, termasuk dampak kebijakan tarif resiprokal dari Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Dorong Kinerja Asuransi Kendaraan, Mega Insurance Terapkan Sejumlah Strategi Ini

Menurutnya, kebijakan tarif resiprokal AS memang berpotensi mengurangi ekspor ke AS dan dinilai dapat berdampak pada penurunan frekuensi pengiriman barang, serta pertumbuhan premi asuransi marine cargo pada 2026.

Namun, dampaknya masih dapat dikelola dengan diversifikasi risiko yang lebih tahan terhadap tekanan tarif, seperti pasar domestik. "Tantangan lainnya, yaitu fluktuasi nilai tukar, serta persaingan tarif di industri asuransi umum," tuturnya.

Oleh karena itu, Diang mengatakan Mega Insurance akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang prudent, guna menjaga kinerja dan profitabilitas secara berkelanjutan.

Terkait kinerja, Diang mengungkapkan kinerja premi asuransi marine cargo perusahaan mengalami kenaikan 15% secara tahunan (YoY) per akhir 2025. Sayangnya, tak disebutkan nilai premi yang dibukukan. 

Baca Juga: Penurunan Ekspor Batubara Berdampak pada Bisnis Asuransi Marine Cargo Mega Insurance

Diang hanya menerangkan kenaikan itu didorong peningkatan kerja sama dengan bisnis partner terkait asuransi marine cargo, serta perbaikan kualitas portofolio dari proses underwriting yang lebih selektif untuk mendorong perbaikan kinerja underwriting result. 

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di situs resmi, Mega Insurance membukukan pendapatan premi bruto sebesar Rp 1,16 triliun per akhir 2025. Adapun klaim bruto mencapai Rp 473,45 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×