kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.788   93,20   1,64%
  • KOMPAS100 752   17,04   2,32%
  • LQ45 570   13,51   2,43%
  • ISSI 200   1,74   0,88%
  • IDX30 323   7,63   2,42%
  • IDXHIDIV20 397   8,36   2,15%
  • IDX80 85   1,92   2,30%
  • IDXV30 108   1,64   1,55%
  • IDXQ30 104   2,00   1,97%

Mei, dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan Rp 223 T


Selasa, 21 Juni 2016 / 06:50 WIB


Reporter: Dina Farisah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Badan penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) konsisten mencatatkan pertumbuhan dana kelolaan. Saat ini, lebih dari separuh dana kelolaan tersebut ditempatkan pada instrumen surat utang (obligasi).

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyebutkan, dana kelolaan per akhir Mei 2016 sebesar Rp 223 triliun. Dari dana tersebut, 59% diinvestasikan melalui instrumen surat utang (obligasi).

Dari porsi 59%, porsi terbesar dibenamkan pada surat utang negara (SUN) sebesar 48%. Sisanya diparkirkan pada obligasi korporasi. Alokasi dana kelolaan pada instrumen saham sebesar 19%.

"Ada pula investasi di deposito sebesar 13%. Investasi pada deposito terus menyusut porsinya. Hal ini mengantisipasi tren penurunan suku bunga," jelas Agus kepada KONTAN.

Hal ini berbanding terbalik dengan porsi SUN yang terus ditambah agar dapat memenuhi ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni minimal kepemilikan SUN 50% hingga akhir tahun.

Dengan porsi SUN saat ini mencapai 48%, pihaknya optimistis dapat memenuhi ketentuan OJK pada pertengahan tahun ini. Sementara sisa portofolio lain berupa reksadana sebanyak 8% dari total portofolio dan investasi langsung sebesar 1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×