kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.024.000   -25.000   -0,82%
  • USD/IDR 16.926   -17,00   -0,10%
  • IDX 7.585   -125,64   -1,63%
  • KOMPAS100 1.056   -20,68   -1,92%
  • LQ45 775   -12,68   -1,61%
  • ISSI 267   -5,25   -1,92%
  • IDX30 413   -5,68   -1,35%
  • IDXHIDIV20 509   -6,57   -1,27%
  • IDX80 119   -2,26   -1,87%
  • IDXV30 138   -1,34   -0,97%
  • IDXQ30 134   -1,70   -1,26%

Meningkat 5%, SMF Catatkan Laba Bersih Sebesar Rp 565 Miliar pada 2025


Jumat, 06 Maret 2026 / 07:00 WIB
Meningkat 5%, SMF Catatkan Laba Bersih Sebesar Rp 565 Miliar pada 2025


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF mencatatkan peningkatan laba bersih pada 2025.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMF Bonai Subiakto menerangkan laba bersih yang dibukukan sebesar Rp 565 miliar pada tahun 2025. 

"Nilainya meningkat 5%, jika dibandingkan posisi pada 2024," katanya dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026).

Sementara itu, SMF mencatatkan total aset sebesar Rp 66,814 triliun pada 2025. Nilainya tumbuh 15%, jika dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya.

Terkait pencapaian itu, Bonai mengatakan SMF tetap mampu menjaga kinerja keuangan secara solid di tengah dinamika ekonomi dan perubahan kondisi likuiditas perbankan. Dia menegaskan bahwa pertumbuhan tersebut mencerminkan ketahanan model bisnis SMF yang berbasis tata kelola dan manajemen risiko yang kuat.

Baca Juga: Tak Capai Kesepakatan, Proses Merger 2 Fintech Lending Syariah Gagal di Tengah Jalan

"Capaian itu juga menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta pengelolaan risiko yang prudent di tengah dinamika ekonomi,” ujar Bonai.

Ke depannya, Bonai bilang SMF akan terus mengoptimalkan peran strategisnya melalui berbagai inisiatif. Langkah tersebut, antara lain mencakup sosialisasi surat utang SMF sebagai underlying instrumen Repo Bank Indonesia guna memperkuat likuiditas pasar, optimalisasi peran SMF Research Institute (SRI) dalam mendukung kebijakan sektor perumahan, serta penyediaan dana jangka panjang melalui inovasi produk keuangan yang berkelanjutan.

"Pada 2026, kami akan terus mengakselerasi peran strategis SMF dalam membangun sektor pembiayaan perumahan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan, sejalan dengan program pemerintah untuk memastikan akses hunian yang layak bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga: Inflasi Februari 2026 Tembus 4,76%, BRI Siap Perkuat Penyaluran KUR ke UMKM

Asal tahu saja, SMF berhasil menyalurkan dana sebesar Rp 20,88 triliun kepada lembaga penyalur pembiayaan perumahan pada 2025. Nilainya meningkat, dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp 17,01 triliun. Untuk mendukung penyaluran tersebut, total pendanaan yang diterima SMF sepanjang 2025 mencapai Rp 10,6 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×