kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Meski penyisihan kerugian naik 89%, laba FIF masih meningkat 11% di kuartal I-2020


Senin, 27 April 2020 / 14:04 WIB
Meski penyisihan kerugian naik 89%, laba FIF masih meningkat 11% di kuartal I-2020
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di kantor cabang FIFGroup, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (16/4/2020). KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Federal International Finance (FIF) masih sanggup mencatat kenaikan pendapatan di tengah tantangan pembiayaan akibat virus corona. Perusahaan pembiayaan sepeda motor ini mencatat kenaikan pendapatan sebesar 10,83% secara tahunan menjadi Rp 2,66 triliun pada periode Januari-Maret 2020.

Dari total pendapatan tersebut, hampir seluruhnya atau sebesar Rp 2,60 triliun merupakan pendapatan pembiayaan konsumen Pembiayaan konsumen ini meningkat 10,98% jika dibandingkan dengan periode tiga bulan pertama tahun lalu.

Baca Juga: Tak semua bisa dapat keringanan kredit dari FIF Group, ini kriterianya

Berdasarkan laporan keuangan FIF yang dirilis Senin (274), jumlah beban FIF Group pun meningkat 11,87% menjadi Rp 1,79 triliun. Kenaikan beban terutama berasal dari penyisihan kerugian penurunan nilai pembiayaan konsumen yang sebesar Rp 389,28 miliar, naik 89,20% dari kuartal pertama tahun lalu yang hanya Rp 205,75 miliar.

Meski beban meningkat, FIF Group masih mencatat kenaikan laba sebesar 11,42% menjadi Rp 673,43 miliar dari kuartal pertama tahun lalu yang sebesar Rp 604,40 miliar.

Baca Juga: FIF Group setujui relaksasi kredit Rp 1,5 triliun dari 149.793 nasabah

Pada tiga bulan pertama tahun ini, FIF mencatat piutang pembiayaan konsumen bersih Rp 34,30 triliun, naik tipis dari posisi Desember 2019 yang sebesar Rp 34,03 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×