kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Volatilitas dan Klaim Asuransi Naik, MSIG Life Perkuat Manajemen Risiko


Minggu, 15 Februari 2026 / 19:53 WIB
Volatilitas dan Klaim Asuransi Naik, MSIG Life Perkuat Manajemen Risiko
ILUSTRASI. Asuransi Jiwa (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) menilai volatilitas pasar keuangan, tren klaim termasuk tekanan inflasi medis, serta dinamika persaingan industri jadi tantangan industri asuransi. 

Secara rinci, Director and Chief Transformation Officer MSIG Life Ken Terada menerangkan tantangan yang datang dari volatilitas pasar keuangan, antara lain dipengaruhi oleh pergerakan di pasar saham dan obligasi seiring perkembangan global dan domestik, termasuk penyesuaian indeks. 

"Ditambah, adanya perubahan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s, meskipun peringkat tetap berada pada level investment grade," kata Ken kepada Kontan, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: NPL Properti BTN Masih Naik, Kredit Konstruksi Jadi Penyumbang Terbesar

Ken menyampaikan MSIG Life merespons kondisi tersebut dengan memperkuat manajemen risiko dan disiplin bisnis agar kinerja tetap terjaga dan resilien.

Untuk meningkatkan kinerja laba tahun ini, dia juga menyebut pihaknya menerapkan strategi berupa menjalankan pertumbuhan yang berkualitas dengan menjaga bauran portofolio produk yang seimbang, meningkatkan kualitas, dan efektivitas operasional.

"Ditambah, melakukan penguatan tata kelola untuk menjaga performa finansial perusahaan di tengah dinamika risiko pasar yang terus berubah. Perusahaan berfokus pada pencapaian yang terkelola dan berkelanjutan," ucapnya.

Menurut Ken, kinerja laba tidak hanya bertumpu pada hasil investasi, tetapi ditopang juga berbagai faktor fundamental operasional yang mendukung stabilitas kinerja perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan di situs resmi, MSIG Life mencatatkan laba setelah pajak sebesar Rp 135,47 miliar per akhir 2025. Adapun pendapatan premi tercatat sebesar Rp  4,45 triliun, sedangkan hasil investasi sebesar Rp 1,01 triliun. 

Selanjutnya: Lonjakan Upah Minimum Picu Kenaikan Pengangguran Kaum Muda Inggris

Menarik Dibaca: HP Android Bebas Iklan 2026: Rasakan Nyaman Tanpa Gangguan!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×