kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Multifinance enggan ekspansi ke ASEAN


Selasa, 01 April 2014 / 10:49 WIB
ILUSTRASI. Cara download lagu MP3 dari Youtube. 


Reporter: Febrina Ratna Iskana, Febrina Ratna Iskana | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menjelang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), perusahaan multifinance belum berminat melakukan ekspansi ke luar negeri, seperti di industri asuransi dan asset management (Harian KONTAN, 26 Maret 2014). Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Suwandi Wiratno, mengatakan pasar di Indonesia masih cukup luas untuk digarap perusahaan multifinance dalam negeri.

Apalagi perusahaan pembiayaan di Indonesia lebih maju dibandingkan perusahaan multifinance di negara ASEAN lain. "Kami tidak khawatir dengan MEA karena portofolio kami paling besar, di Malaysia hampir tidak ada, di Singapura sedikit," kata Suwandi, akhir pekan lalu.

Hal yang sama juga diungkapkan Direktur Utama BCA Finance, Roni Haslim. Ia menjelaskan, belum berencana melakukan ekspansi ke luar negeri dan hanya fokus menggarap pasar dalam negeri. Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap, industri keuangan lokal melakukan ekspansi ke kawasan ASEAN saat penerapan MEA tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×