Reporter: Nadya Zahira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bulan Ramadan biasanya menjadi masa panen atau menguntungkan bagi perusahaan pembiayaan (multifinance) karena pembiayaan kendaraan diproyeksi akan meningkat. Namun, tren penjualan kendaraan masih turun per Januari 2025.
Mengacu data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan mobil secara wholesales tercatat sebesar 61.843 unit atau turun 11,3% secara year-on-year (YoY) pada Januari 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 69.758 unit.
Sementara itu, penjualan ritel juga turun 18,6% YoY menjadi 63.858 unit pada Januari 2025, dibandingkan 78.437 unit pada periode yang sama 2024.
Kemudian, penjualan kendaraan motor juga turun, di mana pangsa pasarnya hanya tercatat 73,67%, atau mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 90,55%.
Menanggapi hal ini, Presiden Direktur CNAF, Ristiawan Suherman menilai meski tren penjualan kendaraan secara nasional masih turun, namun momentum Ramadan dan Lebaran umumnya memiliki prospek yang cerah khususnya bagi sektor multifinance.
“Menurut CNAF, menjelang Ramadhan dan Lebaran ini akan menjadi saat yang tepat untuk menggenjot pertumbuhan kinerja perusahaan,” kata Ristiawan kepada Kontan, Jumat (28/2).
Ristiawan menyebutkan, per Januari 2025, CNAF mencatatkan total penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp 934,88 miliar atau naik 6,53% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023 yaitu Rp 877,61 miliar.
Dengan pertumbuhan yang positif itu, dia memproyeksi bahwa pembiayaan kendaraan di momentum Lebaran tahun ini, dapat tumbuh lebih baik dari tahun lalu.
“CNAF optimis, momen Lebaran tahun ini dapat dimaksimalkan untuk menyalurkan pembiayaan kendaraan dengan lebih agresif, mengingat akan adanya pertumbuhan permintaan akan pembiayaan kendaraan baik kendaraan baru, bekas ataupun multiguna,” kata dia.
Baca Juga: CNAF Catatkan Penyaluran Pembiayaan Baru Capai Rp 934 Miliar per Januari 2025
Selain itu, Ristiawan menuturkan bahwa CNAF juga optimis tahun ini, dapat menyalurkan total pembiayaan baru sebesar Rp 9,5 triliun.
Adapun strategi yang dilakukan CNAF dalam mencapai kinerja yang sehat dan berkelanjutan, Ristiawan bilang dengan menerapkan prinsip kehati-hatian dan tetap mengedepankan proses yang cepat dan persyaratan dokumen yang mudah.
Di sisi lain, Ristiawan menyebutkan promo lebaran yang CNAF tawarkan di tahun 2025 yaitu, adanya bunga mulai dari 0% untuk jangka waktu satu tahun. Kenudian, CNAF juga terus menawarkan kecepatan untuk melakukan persetujuan (approve) hanya dalam waktu satu jam, dan simplifikasi dokumen pengajuan kredit.
Selaras dengan hal ini, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance tetap optimis dengan tren yang positif pada penyaluran pembiayaan baru menjelang periode Ramadhan dan lebaran.
Chief of Financial Officer Adira Finance, Sylvanus Gani menerangkan bahwa hal itu didasarkan pada peningkatan kebutuhan masyarakat, baik untuk kebutuhan transportasi, maupun kebutuhan konsumtif yang seringkali meningkat pada periode Ramadhan dan lebaran.
“Misalnya, seperti keperluan kendaraan transportasi untuk perjalanan mudik, belanja makanan, biaya untuk mudik, dan lainnya, jadi walaupun tren penjualan kendaraan turun, tapi Adira Finance optimis pembiayaan kendaraan kami bisa meningkat di momen tersebut,” kata Gani kepada Kontan, Jumat (28/2).
Selain itu, Gani menuturkan bahwa Adira Finance juga akan memanfaatkan momen Ramadhan dan Lebaran pada tahun ini, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian agar dapat mempertahankan kinerja yang sehat dan berkelanjutan.
Dia menyebutkan, per Januari 2025, Adira Finance mencatatkan pembiayaan kendaraan baru sebesar Rp 2,4 triliun. Angka ini turun dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Sayangnya, Gani tak menyebutkan besaran dari penurunan tersebut.
“Pembiayaan kendataan baru kami turun karena adanya tantangan dan kebingungan seperti PPN naik dan Pajak Opsen,” jelasnya.
Kendati begitu, ia optimis momen Ramadhan dan Lebaran tahun 2025, dapat mendongkrak pertumbuhan pembiayaan kendaraan Adira Finance, baik baru ataupun bekas.
Lebih lanjut, Gani menyebutkan untuk menjaga penyaluran pembiayaan kendaraan tetap tumbuh di tahun 2025, Adira Finance akan terus menerapkan berbagai inisiatif strategi diantaranya dengan terus melakukan ekspansi bisnis secara selektif ke daerah-daerah yang memiliki potensi tinggi, terus mengembangkan bisnis non otomotif seperti produk multiguna (Solusi Dana), hingga memperkuat kerja sama dengan dealer dan mitra strategis.
Baca Juga: Adira Finance Beberkan Penyebab Penyaluran Pembiayaan Baru Menurun pada 2024
“Selain itu, referral dari Bank Danamon juga akan memperkuat penyaluran pembiayaan dan meningkatkan customer base, dengan terus dikampanyekannya KPM Prima,” jelasnya.
Gani menuturkan, strategi lainnya yang akan dilakukan Adira Finance yaitu, dengan terus mementingkan retensi nasabah melalui penawaran yang lebih baik serta perbaikan proses, seiring dengan inisiatif untuk memperbaiki struktur biaya agar lebih bersaing lewat proses digitalisasi.
Adapun beberapa program SOBAT Ramadhan yang akan dijalankan Adira Finance di tahun 2025 antara lain, Cashback Adirapoin Sobat Adira Expo, undian UUS 2025 Sobat Adira Expo, dan Cashback Adirapoin.
Baca Juga: Perluas Layanan Pembayaran Cicilan, AstraPay Gandeng 22 Perusahaan Multifinance
Selanjutnya: Group Astra Cetak Kinerja Moncer di Sepanjang Tahun 2024, Cek Rekomendasi Sahamnya
Menarik Dibaca: IDEC 2025 Dorong Inovasi di Industri Kesehatan Gigi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News