kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Nilai penjaminan LPS tidak turun sampai Rp 100 juta lagi


Rabu, 02 Maret 2011 / 11:29 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi Uang rupiah. KONTAN/Muradi/2019/09/17


Reporter: Nina Dwiantika, Bernadette Christina Munthe | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) akan mengkaji kembali batas penjaminan simpanan di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebesar Rp 2 miliar. Ini dilakukan degan pertimbangan, perekonomian Indonesia sudah membaik dan keluar dari krisis, walaupun perekonomian dunia belum pulih dari krisis.

"Saat ini waktunya sudah tepat untuk mengubah batas maksimal penjaminan simpanan," ujar Darmin Nasution, Gubernur BI, dalam acara Nilai Simpanan yang Dijamin LPS Saatnya Ditinjau, Rabu (2/3). Darmin bilang, batas penjaminan simpanan perlu diturunkan, walaupun tidak turun ke angka sebelumnya sebesar Rp 100 juta.

Darmin menjelaskan, beberapa negara seperti Malaysia dan Hong Kong sudah kembali menurunkan batas maksimal penjaminan simpanan.

Sebelumnya, sejak hempasan krisis tahun 2008 silam, LPS mengerek nilai maksimal simpanan yang dijamin LPS dari Rp 100 juta menjadi Rp 2 miliar. Sampai saat ini, belum ada inisiasi dari pemerintah untuk mengembalikan lagi nilai maksimal penjaminan simpanan.

Alasannya, negara-negara lain yang dahulu menaikkan batas penjaminan bahkan memberikan penjaminan penuh dalam rangka antisipasi krisis, hingga kini belum ada satu pun yang mengubah kebijakannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×