Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank National Nobu Tbk (Nobu Bank) mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang tahun buku 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh semakin kuatnya ekspansi bisnis ritel dan pengembangan ekosistem pembayaran digital.
Nobu Bank membukukan laba bersih sebesar Rp481,3 miliar di akhir tahun 2025, angka tersebut meningkat 46,30% secara tahunan (yoy). Meningkatnya laba Nobu Bank didukung oleh meningkatnya berbagai indikator utama keuangan.
"Mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, efisiensi operasional, serta penguatan sumber pendapatan berbasis transaksi," tulis Nobu Bank dalam keterangan resminya, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga: Tumbuh 8,61%, OJK Catat Aset Industri Keuangan Syariah Rp 3.131 Triliun pada 2025
Nobu Bank juga mencatatkan peningkatan dalam jumlah aset. Hingga akhir 2025, total aset Nobu Bank mencapai Rp41,2 triliun, meningkat 23,67% secara tahunan (yoy).
Perolehan total aset tersebut berhasil menempatkan Nobu Bank di jajaran top 25 bank swasta nasional saat ini berdasar jumlah aset.
Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp28,9 triliun, tumbuh 18,76% (yoy). Nobu Bank menyebut peningkatan DPK ini sebagai cerminan dari meningkatnya tingkat kepercayaan nasabah.
Dari sisi intermediasi, Nobu Bank berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp24,2 triliun, tumbuh 20,07% (yoy). Penyaluran kredit ini didominasi oleh kredit konsumer dengan porsi sebesar 56,9% dari total portofolio.
Adapun kredit konsumer Nobu Bank tumbuh sebesar 18,23% (yoy). Kontribusi utama kredit konsumer Nobu Bank berasal dari produk kredit pemilikan rumah (KPR).
Adapun rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) Nobu Bank tercatat sebesar 0,44% gross dengan rasio CKPN terhadap NPL sebesar 222%.
Kinerja pendapatan berbasis fee based income (FBI) juga menunjukkan peningkatan. Sepanjang 2025, FBI Nobu Bank berkontribusi 16,6% dari total pendapatan. FBI Nobu Bank semakin meningkat seiring dengan optimalisasi layanan digital.
Di tahun 2025, Nobu Bank juga menjaga capital adequacy ratio (CAR) pada level 22,29%. Sedangkan, return on assets (ROA) tercatat sebesar 1,67% dan return on equity (ROE) sebesar 13,07%.
Di sisi likuiditas, Loan to Deposit Ratio (LDR) berada pada level 83,68%. Nobu Bank berkomitmen akan terus menjaga struktur pendanaan yang sehat serta mendorong pertumbuhan kinerja tahun ini.
"Ke depan, Nobu Bank akan terus memperkuat fokus pada pengembangan ekosistem pembayaran digital, perluasan jaringan merchant, serta pertumbuhan kredit yang berkualitas pada sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan," tulis Nobu Bank.
Baca Juga: Asuransi Digital Bersama (YOII) Fokus Instrumen Likuid, Belum Masuk Investasi Emas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













