kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.676   -107,00   -0,60%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

NPL di Level 1,36%, MUF Utamakan Pendekatan Persuasif demi Jaga Kualitas Pembiayaan


Jumat, 17 Juli 2026 / 17:14 WIB
NPL di Level 1,36%, MUF Utamakan Pendekatan Persuasif demi Jaga Kualitas Pembiayaan
ILUSTRASI. PT Mandiri Utama Finance (MUF) mengedepankan pendekatan persuasif saat menghadapi debitur yang mengalami masalah pembayaran.(KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Utama Finance (MUF) menyebut bahwa kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat masih menjadi tantangan bagi industri multifinance.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa perusahaan tetap mengedepankan pendekatan persuasif saat menghadapi debitur yang mengalami masalah pembayaran, terutama bagi debitur kendaraan bermotor.

Direktur Mandiri Utama Finance, Dapot Parasian S. Sinaga mengatakan bahwa penarikan kendaraan menjadi langkah terakhir saat seluruh upaya penyelesaian persuasif dengan debitur tidak mencapai kesepakatan.

Baca Juga: Saham Bank-Bank Besar Kompak Menguat Akhir Pekan, Ini Pendorongnya

"Penarikan kendaraan dilakukan secara selektif sebagai langkah terakhir dan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya kepada Kontan, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, sebelum penarikan kendaraan dilakukan, perusahaan akan melakukan pengingat pembayaran kepada debitur, kemudian melakukan konsultasi keuangan, hingga menawarkan opsi penyesuaian skema pembayaran sesuai asesmen dan kemampuan debitur.

Melalui strategi ini, MUF berhasil menahan non-performing loan (NPL) di level 1,36% hingga Juni 2026.

Lebih lanjut, perusahaan optimistis prospek industri multifinance akan membaik pada semester II-2026. Untuk itu, pihaknya akan berfokus pada penguatan kualitas pembiayaan dan manajemen risiko.

Baca Juga: Transformasi Asabri Berjalan, Aset Tumbuh Solid

Selain itu, mereka juga akan menghadirkan solusi pembiayaan yang makin relevan dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×