kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OCBC NISP salurkan pinjaman Rp 100 miliar kepada KPBN


Rabu, 20 Juni 2018 / 16:44 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk meneken perjanjian kerja sama dengan Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN). Perjanjian ini menyangkut fasilitas pembiayaan kepada KPBN untuk memenuhi kebutuhannya dalam bisnis trade finance.

Penandatanganan ini dilakukan oleh Trade Finance Division Head OCBC NISP Gianto Kusno dengan Direktur Komersial KPBN Iman Bimantara. "Sebagai bank yang memiliki fasilitas Trade Finance terlengkap meliputi ekspor, impor, garansi, dan supply chain, Bank OCBC NISP membuktikan komitmennya untuk senantiasa memberikan solusi perdagangan nasabah dalam mengembangkan bisnisnya," ujar Direktur Bank OCBC NISP Martin Widjaja dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Rabu (20/6).

Lebih lanjut, perseroan menyebut dalam mendorong pengembangan usaha KPBN perseroan memberikan direct loan dengan limit pembiayaan buyer financing sebesar Rp 100 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk membantu pembeli teh mendapatkan fasilitas pembiyaan dengan jangka waktu yang lebih panjang sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan volume penjualan komoditi teh.

Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal relasi bisnis antar kedua perusahaan. Ke depannya kerja sama diharapkan tidak hanya terbatas pada skema buyer financing untuk komoditi teh saja, tapi juga untuk komoditi lain berorientasi ekspor seperti Crude Palm Oil (CPO), karet, dan kopi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×