kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

OJK belum terima RBB private banking OCBC dan DBS


Senin, 17 April 2017 / 06:05 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku belum menerima pengajuan rencana bisnis private banking dan wealth manajemen dari PT Bank DBS Indonesia dan PT Bank OCBC NISP Tbk.

Irwan Lubis, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK mengatakan pengawas bank belum bisa memberikan info paling baru mengenai hal ini.

“Karena kami belum menerima pengajuan dari dua bank ini terkait rencana private banking maupun wealth management,” ujar Irwan kepada KONTAN, Minggu (16/4).

Sebelumnya mengutip Bloomberg, DBS mengaku tahun ini akan mengembangkan bisnis wealth management di Indonesia. Rencana pengembangan bisnis wealth management ini seiring dengan selesainya program pengampunan pajak di Indonesia.

Selain itu rencana pengembangan bisnis wealth management di Indonesia ini juga seiring dengan langkah akuisisi oleh DBS terhadap bisnis ritel ANZ di beberapa negara termasuk Indonesia.

OCBC NISP juga sedang menunggu izin OJK terkait dengan penerbitan produk wealth management dan private banking.

Sebagai informasi, berdasarkan data Dirjen Pajak, sampai akhir Maret 2017, ada sebanyak Rp 3687 triliun dana deklarasi yang diungkap di dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×