kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

OJK Dorong Konsolidasi Bank Digital untuk Perkuat Skala Usaha


Kamis, 10 September 2026 / 14:40 WIB
OJK Dorong Konsolidasi Bank Digital untuk Perkuat Skala Usaha
ILUSTRASI. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat konsolidasi sebagai salah satu langkah yang dapat ditempuh bank digital untuk memperkuat daya saing (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aura Putri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat konsolidasi sebagai salah satu langkah yang dapat ditempuh bank digital untuk memperkuat daya saing dan kapasitas bisnis di tengah kebutuhan investasi teknologi yang terus meningkat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, konsolidasi dapat menjadi salah satu opsi strategis bagi bank untuk memperkuat skala usaha, meningkatkan efisiensi permodalan, sekaligus mendukung investasi di bidang teknologi informasi.

"Konsolidasi perbankan dapat menjadi salah satu opsi strategis buat bank untuk memperkuat skala usaha, efisiensi permodalan dan investasi teknologi. Hal ini juga akan menjadi agenda yang akan dituangkan dalam proyek perbankan ke depan," ujar Dian dalam acara BIG Financial Insights, Rabu (9/9/2026).

Menurut Dian, penguatan permodalan menjadi semakin penting bagi bank digital seiring dengan meningkatnya kebutuhan pengembangan infrastruktur teknologi informasi (TI), penguatan sistem keamanan siber, serta adopsi berbagai teknologi baru.

Baca Juga: OJK Sebut Instrumen ETF Emas Bisa Jadi Alternatif Investasi Dana Pensiun

Kondisi tersebut membuat bank digital perlu memiliki kapasitas permodalan yang memadai agar dapat mengembangkan bisnis secara berkelanjutan sekaligus menjaga ketahanan operasional di tengah perubahan teknologi yang berlangsung cepat.

Dian mengatakan, penguatan permodalan dapat dilakukan melalui pertumbuhan secara organik, salah satunya dengan pemupukan laba secara bertahap. Selain itu, bank juga dapat memperkuat modal melalui aksi korporasi.

Meski demikian, kapasitas permodalan setiap bank tetap perlu disesuaikan dengan kompleksitas kegiatan usaha, profil risiko, serta kebutuhan investasi yang diperlukan untuk menopang pertumbuhan bisnis secara sehat.

"Salah satunya adalah dalam bentuk konsolidasi yang saya bicarakan dengan pimpinan perbankan di seluruh Indonesia baru minggu yang lalu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×