kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

OJK: Konsolidasi bank BUMN syariah bertahap


Rabu, 22 April 2015 / 16:11 WIB
ILUSTRASI. Manfaat olahraga angkat beban untuk kesehatan.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung rencana konsolidasi bank-bank BUMN syariah. Mulya E. Siregar, Deputi Komisioner Bidang Pengaturan Perbankan OJK, mengatakan, pihak Kementerian BUMN telah berkomunikasi dengan OJK, namun pembicaraan konsolidasi bank syariah ini belum sampai tahap finalisasi.

Menurutnya, konsolidasi bank-bank syariah berpelat merah ini dilakukan secara bertahap. Misalnya, ke-empat bank BUMN syariah melakukan konsolidasi internal untuk sumber daya manusia (SDM) dan teknologi informasi (IT). “Setelah itu, mereka masuk tahap selanjutnya melakukan sinergi bisnis,” kata Mulya, Rabu (22/4).

Pasalnya, jika ke-empat bank syariah, yakni Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah, dan UUS Bank Tabungan Negara (BTN) melebur menjadi satu akan rumit untuk berbenah, karena setiap bank memiliki SDM, IT dan segmen bisnis yang berbeda-beda.

“Kalau semua sudah sama akan lebih mudah bergabung,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×