kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

OJK minta izin menggunakan sistem milik BI


Selasa, 09 Juli 2013 / 08:09 WIB
ILUSTRASI. Kwetiaw Goreng Pedas (dok/Much Butter)


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menerima peralihan tugas mikro prudensial dari Bank Indonesia (BI). Meski begitu, ternyata OJK masih akan menggunakan sistem informasi BI dalam pengawasan perbankan.

"Sistem di BI itu sudah canggih. Tidak mungkin kami tidak menggunakan itu," ucap Deputi Komisioner Manajemen Strategis I OJK, Lucky FA Hadibrata, di Penang Bistro, Senin, (8/7) malam. Bahkan, Lucky bilang bahwa BI telah merogoh triliunan rupiah untuk membangun sistem informasinya.

Untuk memperjelas penggunaan sistem informasi ini, OJK akan membuat Surat Keputusan Bersama (SKB) dengan BI. Ia berharap, penandatanganan SKB tersebut dapat terlaksana bulan ini. Nantinya SKB ini akan memuat tentang integrasi sistem keuangan antara 2 lembaga tersebut.

Terdapat 4 hal yang dimuat dalam SKB ini. Lucky menjelaskan hal tersebut yakni makro dan mikro prudensial, pengalihan Sumber Daya Manusia (SDM), infrastruktur, serta data sharing. Nah, sistem informasi ini masuk ke dalam integrasi data sharing.

OJK menyadari pentingnya menjaga keberlangsungan perbankan tetap lancar pada masa peralihan ini. Maka dari itu, tak mungkin sistem tersebut langsung beralih begitu saja tanpa melibatkan BI. "Kita mengikuti yang terbaik," sebutnya.

Ia mengasosiasikan sistem informasi ini sebagai dapur. Menurutnya, tak mungkin OJK membangun dapur sendiri dalam waktu singkat. Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Sistem Informasi BI, Bramudija Hadinoto, pun menyatakan bahwa peralihan sistem informasi ini paling tidak membutuhkan waktu 4 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×