kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

OJK: Pembobolan Bank DKI akibat kesalahan vendor IT


Jumat, 29 November 2019 / 14:40 WIB
ILUSTRASI. Nasabah tengah transaksi perbankan di Teller Kantor Pusat Bank DKI, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2018). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut, pembobolan itu bukan karena kesalahan internal Bank DKI. Tetapi salah vendor IT Bank DKI.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masih ingat kasus pembobolan PT Bank DKI yang dilakukan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) baru-baru ini? Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut, pembobolan itu bukan karena kesalahan internal Bank DKI.

Menurut OJK, kasus pembobobal itu akibat kelemahan vendor teknologi informasi (TI) yang digandeng Bank DKI.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK Slamet Edy Purnomo menjelaskan, kasus tersebut berawal dari perbaikan core banking system yang dilakukan Bank DKI pada awal Januari 2019.

Baca Juga: OJK akui sudah terima laporan terkait kasus pembobolan di Bank DKI

Dalam perbaikan itu, rupanya program aplikasinya tidak bisa mendeteksi mengenai switching antar ATM. Akibatnya, saat nasabah Bank DKI menarik uang di ATM bank lain maka saldo tidak berkurang.

"Ini sebenarnya masalah teknis sekali. Di ATM bank lain itu ada menu cek saldo, setelah cek saldo, nasabah lalu setelah itu nasabah penarikan dana. Sistem tidak bisa membaca penarikan ini, dia hanya bisa membaca cek saldo. Ini cara membaca coding. Jadi ini bukan karena kelemahan internal banknya tapi kesalahan ada di vendor," jelas Slamet di Jakarta, Jumat (29/11).

Slamet menyebut, Bank DKI sudah melakukan perbaikan sistem dan vendor yang digandeng sebelum telah menyatakan bertanggung jawab atas kasus tersebut.

Baca Juga: Pembobolan di Bank DKI terkuak, ATM Bersama buka suara




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×