kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 18.004   41,00   0,23%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Pandemi covid-19 menguji imun perbankan


Selasa, 05 Mei 2020 / 21:03 WIB
ILUSTRASI. Teller Bank Mandiri dengan mengenakan pakaian adat kebaya sedang melayani nasabah di salah satu kantor cabang di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (21/4). Penggunaan pakaian adat ini menjadi simbol peringatan Hari Kartini yang dilakukan karyawan B


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Daya tahan perbankan nasional bakal diuji saat menghadapi pandemi Covid-19. Sejumlah bankir mengaku masih percaya diri bisa mengatasi hal ini, meskipun sejumlah imbas negatif tak bisa dielak.

Utamanya memang karena pandemi yang menghantam ekonomi. Pelaku usaha kesulitan raih pemasukan, pembayaran cicilan terhambat. Hasilnya kredit macet melonjak, sementara pendapatan bank merosot.

Memang, ada sejumlah stimulus dari pemerintah, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait restrukturisasi kredit. Penilaian kolektablitas dikurangi, sehingga kredit macet masih bisa diniliai lancar sehingga beban cadangan kerugian bank bisa ditunda.

Baca Juga: Bank Mandiri terbitkan global bond US$ 500 juta

“Penundaan angsuran pokok dan bunga akan tetap diakui sebagai pendapatan. Meskipun memang pendapatan bunga pasti akan menurun akibat pertumbuhan kredit yang melambat,” kata Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Hery Gunardi kepada Kontan.co.id, Selasa (5/5).

Hingga 24 April 2020 lalu, bank berlogo pita emas ini telah melakukan restrukturisasi kredit kepada 63.202 debitur dengan nilai kredit Rp 19,04 triliun.

BCA Sekuritas dalam risetnya 14 April 2020 lalu juga memprediksi akan terjadi penurunan pemasukan perseroan. Tahun ini Bank Mandiri diproyeksi cuma bakal dapat laba bersih Rp 21,68 triliun, merosot hingga 21% dari realisasi laba bersih pada akhir tahun lalu senilai Rp 27,48 triliun.




TERBARU

[X]
×