kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.845   66,00   0,39%
  • IDX 8.104   -42,84   -0,53%
  • KOMPAS100 1.140   -5,81   -0,51%
  • LQ45 829   -3,44   -0,41%
  • ISSI 285   -2,28   -0,79%
  • IDX30 433   -0,67   -0,15%
  • IDXHIDIV20 521   1,04   0,20%
  • IDX80 127   -0,56   -0,44%
  • IDXV30 142   0,14   0,10%
  • IDXQ30 140   0,20   0,14%

PaninBank Siap Terbitkan Obligasi Rp 2,71 Triliun pada Pertengahan Februari 2026


Kamis, 05 Februari 2026 / 16:21 WIB
PaninBank Siap Terbitkan Obligasi Rp 2,71 Triliun pada Pertengahan Februari 2026
ILUSTRASI. PaninBank menerbitkan obligasi Rp2,71 triliun dengan bunga tetap 5,90% dan 6,15%. Simak detail tenor dan jadwal penawaran untuk potensi keuntungan (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Pan Indonesia Tbk (BNPN) alias PaninBank kembali bersiap menghimpun dana segar dari surat utang (obligasi) yang bakal diluncurkan pada pertengahan Februari ini.

Melansir keterbukaan informasi yang dikutip Kamis (4/2/2026), PNBN bakal menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV Tahun 2026 dengan total nilai mencapai Rp 2,71 triliun.

Obligasi Tahap IV ini terbagi ke dalam dua seri. Seri A memiliki nilai Rp 1,71 triliun dengan tenor tiga tahun dan tingkat bunga tetap 5,90% per tahun. Sementara itu, Seri B senilai Rp 1 triliun dengan tenor lima tahun dan kupon tetap 6,15% per tahun.

Seluruh obligasi ditawarkan dengan harga 100% dari nilai nominal, dan pelunasan pokok dilakukan secara bullet payment pada saat jatuh tempo.

Baca Juga: Permintaan Kredit Lesu, Panin Bank Tekan Undisbursed Loan Jadi Rp 37,95 Triliun

Pembayaran bunga obligasi dilakukan setiap tiga bulan, dengan pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 25 Mei 2026. Obligasi Seri A akan jatuh tempo pada 25 Februari 2029, sedangkan Seri B jatuh tempo pada 25 Februari 2031.

Dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk penyaluran kredit kepada nasabah ritel dan korporasi, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang, guna mendorong pertumbuhan kredit dan pendapatan bunga perseroan.

Selain itu, dana juga dialokasikan untuk memperkuat likuiditas dan struktur pendanaan agar PaninBank memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam pengelolaan kewajiban dan ekspansi aset produktif.

Perseroan juga akan memanfaatkan dana tersebut untuk mendukung kegiatan operasional perbankan, termasuk pembiayaan transaksi perbankan, layanan sistem pembayaran, serta aktivitas treasury yang berkaitan langsung dengan kegiatan usaha utama, sekaligus mendukung pengembangan usaha perbankan secara berkelanjutan.

 

Masa penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Februari 2026, dengan pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 26 Februari 2026.

Penjamin pelaksana emisi obligasi ini adalah PT Evergreen Sekuritas Indonesia, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas, dan PT Sucor Sekuritas.

Untuk diketahui, penerbitan ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan IV Bank Panin dengan target dana maksimal Rp 15 triliun.

Pada penawaran tahap pertama tahun 2024, bank telah menghimpun dana Rp 50 miliar, pada tahap kedua tahun 2024 sebesar Rp 3,92 triliun, dan pada tahap ketiga tahun 2025 sebesar Rp 3,2 miliar.

Selanjutnya: Sah! Juda Agung Resmi Jadi Wamenkeu, Gantikan Thomas Djiwandono

Menarik Dibaca: Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (6/2) Jabodetabek, Waspada Hujan Lebat di Sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×