kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Pembiayaan Berpotensi Naik Saat Ramadan, Amartha Terapkan Strategi Ini Jaga TWP90


Minggu, 01 Februari 2026 / 19:04 WIB
Pembiayaan Berpotensi Naik Saat Ramadan, Amartha Terapkan Strategi Ini Jaga TWP90
ILUSTRASI. Founder dan CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra (DOK/Amartha)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permintaan pembiayaan dari masyarakat yang tinggi selama momentum Ramadan dan Lebaran berpotensi mengerek kinerja pembiayaan industri fintech peer to peer (P2P) lending. Kondisi itu berpotensi membuat tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 menjadi meningkat seusai Ramadan dan Lebaran.

Menyikapi kondisi itu, fintech peer to peer (P2P) lending PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) akan mengantisipasi dampak dari peningkatan pembiayaan selama Ramadan dan Lebaran lewat tata kelola yang prudent guna menjaga TWP90 tetap terkendali.

"Melalui mitigasi risiko yang mengombinasikan teknologi machine learning dengan pendekatan berbasis kelompok," ucap VP Public Relations Amartha Harumi Supit kepada Kontan, Sabtu (31/1/2026).

Selain itu, Harumi bilang upaya tersebut juga diperkuat dengan bantuan lebih dari 10.000 tenaga lapangan yang berperan aktif dalam pendampingan, serta edukasi mitra melalui program literasi keuangan dan digital. 

Baca Juga: Fintech Amartha Cetak Laba Dalam Beberapa Tahun Terakhir, Begini Strategi Tahun 2026

Seiring dengan meningkatnya minat terhadap pembiayaan produktif, Harumi mengatakan hingga saat ini Amartha telah menyalurkan modal kerja sebesar Rp 37 triliun kepada 3,7 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di lebih dari 50.000 desa di Indonesia.

Berdasarkan situs resmi perusahaan, Amartha mencatatkan Tingkat Keberhasilan Bayar atau TKB90 sebesar 95,61%.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan periode Ramadan dapat menjadi salah satu momentum pendorong peningkatan pembiayaan fintech lending. Hal itu tercermin dari data secara historis yang dihimpun pada tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Amartha Buka Peluang Akuisisi Fintech Lain, Ini Kriteria Utamanya

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menerangkan pada periode Ramadan pada 2024 atau Maret 2024, penyaluran pembiayaan fintech lending tumbuh 8,90% secara month to month (mtm). Sementara itu, pada periode Ramadan 2025 atau Maret 2025, penyaluran pembiayaan meningkat 3,80% secara mtm. 

"Tren tersebut menunjukkan bahwa Ramadan dapat menjadi salah satu momentum meningkatnya kebutuhan pembiayaan masyarakat," katanya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK. 

Baca Juga: Fintech Amartha Angkat Bicara Soal Potensi Melakukan IPO

Selanjutnya: PGN (PGAS) Targetkan 10 Ribu SR untuk Jargas Batam Tahun 2026

Menarik Dibaca: Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Minggu (1/2/2026) Kompak Turun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×