kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45867,20   12,42   1.45%
  • EMAS1.371.000 1,18%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pembiayaan Dana Tunai Mandiri Utama Finance (MUF) Turun 10% pada April 2024


Minggu, 26 Mei 2024 / 17:58 WIB
Pembiayaan Dana Tunai Mandiri Utama Finance (MUF) Turun 10% pada April 2024
PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatat pembiayaan dana tunai perusahaan mencapai Rp 960 miliar pada April 2024.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatat pembiayaan dana tunai perusahaan mencapai Rp 960 miliar pada April 2024.

Direktur Utama MUF, Stanley Setia, menyampaikan bahwa pembiayaan dana tunai pada April 2024 tercatat sebesar Rp 960 miliar, nilai ini mengalami penurunan sebesar 10% dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

"Penurunan penyaluran dana tunai 2024 merupakan konsekuensi dari upaya peningkatan seleksi yang lebih prudent atas calon debitur pembiayaan dana tunai dalam rangka mendorong kualitas pembiayaan yang lebih baik di masa yang akan datang," kata Stanley kepada Kontan.co.id, Sabtu (25/5).

Baca Juga: Mandiri Utama Finance Anggarkan Belanja Modal Rp 72,63 M untuk Pengembangan Digital

Stanley melihat, kondisi pasar pembiayaan dana tunai juga mengalami persaingan yang semakin ketat dengan banyaknya penawaran pembiayaan dana tunai baik dari perbankan, perusahaan pembiayaan maupun dari pinjaman online.

Dengan begitu, MUF menerapkan sejumlah strategi untuk memaksimalkan pembiayaan dana tunai adalah dengan sosialisasi dan promosi intensive program-program pembiayaan dana tunai melalui kanal offline seperti MUF Autofest dan event MUF lainnya, dia menawarkan berbagai program menarik seperti rate yang lebih rendah dibandingkan platform pinjaman online.

Baca Juga: Multifinance Optimis Target Awal Pembiayaan Kendaran Tercapai Meski BI Rate Naik

"Kami juga menawarkan kemudahan serta kecepatan proses pencairan dana tunai. Sementara dari sisi segmen nasabah kami akan lebih fokus pada debitur eksisting yang terbukti telah memiliki histori pembayaran yang baik," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×