kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.718.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Pembiayaan Kendaraan Multifinance Turun 1,44% Jadi Rp 402,49 Triliun per Mei 2026


Senin, 13 Juli 2026 / 12:44 WIB
Pembiayaan Kendaraan Multifinance Turun 1,44% Jadi Rp 402,49 Triliun per Mei 2026
ILUSTRASI. Pembiayaan Motor: Penjualan motor di Depok (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, kinerja pembiayaan kendaraan multifinance tertekan per Mei 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menerangkan penyaluran pembiayaan kendaraan multifinance per Mei 2026 mencapai Rp 402,49 triliun.

"Nilainya terkontraksi 1,44%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu," katanya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Jumat (10/7/2026).

Baca Juga: SMI Beri Pembiayaan Rp 37,41 Triliun ke Pemda, OJK: Bisa Genjot Pembangunan Daerah

Adapun pembiayaan mobil baru dan bekas yang menjadi penyumbang terbesar segmen pembiayaan kendaraan juga mengalami kontraksi. Agusman menyampaikan penyaluran pembiayaan mobil baru dan bekas mencapai Rp 232,74 triliun. Nilainya terkontraksi 3,61%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Ke depannya, Agusman memproyeksikan segmen pembiayaan kendaraan masih menghadapi tantangan. Namun, peluang pertumbuhan hingga akhir tahun tetap terbuka, seiring kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan kendaraan.

"Dinamika perekonomian, termasuk dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), dapat memengaruhi kinerja industri pembiayaan kendaraan," tuturnya.

Oleh karena itu, Agusman mendorong perusahaan multifinance terus memperkuat kualitas penyaluran dan penerapan prinsip kehati-hatian guna menjaga kinerja industri tetap sehat dan berkelanjutan.

Terkait kinerja industri, OJK mencatat, total piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 513,19 triliun per Mei 2026, atau tumbuh 1,71% secara tahunan atau Year on Year (YoY). 

Adapun tingkat Non Performing Financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan per Mei 2026 sebesar 3,06%, atau memburuk dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,89%. 

Baca Juga: BRI Layani Pembelian ORI030, Modal Mulai Rp 1 Juta dengan Kupon 7%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×