kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pembiayaan Modal Ventura Membaik, Amvesindo Optimistis Tren Berlanjut di Tahun 2025


Jumat, 20 Desember 2024 / 06:17 WIB
Pembiayaan Modal Ventura Membaik, Amvesindo Optimistis Tren Berlanjut di Tahun 2025
ILUSTRASI. pembiayaan modal ventura kontraksi 5% menjadi Rp 16,32 triliun hingga Oktober 2024.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan modal ventura kontraksi 5% menjadi Rp 16,32 triliun hingga Oktober 2024. Namun, angka itu makin membaik dari bulan-bulan sebelumnya yang masih terkontraksi di angka dua digit.

Mengenai hal tersebut, Asosiasi Modal Ventura Indonesia (Amvesindo) optimistis, tren positif itu memiliki peluang besar untuk berlanjut pada 2025.

Sekretaris Jenderal Amvesindo Markus Rahardja mengatakan, hal itu sejalan dengan dukungan pertumbuhan ekosistem start-up dan UMKM yang sehat, kebijakan yang kondusif, dan optimisme ekonomi. 

"Meskipun demikian, pelaku industri tetap perlu berhati-hati terhadap tantangan global maupun domestik," ucapnya kepada Kontan, Kamis (19/12).

Baca Juga: Amvesindo: Modal Ventura Bakal Sasar Sejumlah Sektor Ini pada 2025

Lebih lanjut, Markus tak memungkiri ada sejumlah tantangan yang akan menghambat laju kinerja modal ventura pada tahun depan. Dia mengatakan sejumlah tantangan tersebut, yaitu adanya potensi ketidakpastian ekonomi global yang tetap berlanjut. 

Selain itu, faktor tantangan ekonomi domestik pun ikut memengaruhi juga, khususnya jika suku bunga tinggi terjadi, tentu pertumbuhan bisnis start-up dan UMKM akan terhambat.

"Hal itu dapat menurunkan minat investasi pada modal ventura. Sebab, investor lebih memilih instrumen yang lebih aman," katanya.

Untuk menjaga momentum positif dan menggenjot kinerja tahun depan, Herzaky mengatakan perusahaan modal ventura juga harus melakukan sejumlah langkah strategis.

"Perusahaan modal ventura di Indonesia perlu mengambil langkah strategis yang mencakup inovasi, kolaborasi, dan mitigasi risiko yang lebih baik lagi," ujar Markus. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×