kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.988   75,00   0,42%
  • IDX 5.673   29,59   0,52%
  • KOMPAS100 732   3,90   0,54%
  • LQ45 556   3,18   0,57%
  • ISSI 197   0,68   0,35%
  • IDX30 316   1,67   0,53%
  • IDXHIDIV20 390   1,07   0,28%
  • IDX80 83   0,37   0,45%
  • IDXV30 106   -0,27   -0,25%
  • IDXQ30 102   0,52   0,51%

Pemerintah tambah KUR ritel BNI sebesar Rp 500 M


Senin, 05 Desember 2016 / 16:50 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah pada akhir November 2016 telah memberikan tambahan kredit usaha rakyat (KUR) ritel kepada BNI sebesar Rp 500 miliar. Tambahan ini diambil dari pengalihan sebagian dari KUR mikro yang dijatahkan ke BNI sebelumnya.

Bambang Setyatmojo, Wakil Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI mengatakan, tambahan ini akan BNI salurkan ke sektor non perdagangan. “Kami akan salurkan ke sektor pertanian dan perkebunan,” ujar Bambang kepada KONTAN, Senin (5/12).

Bambang mengatakan optimistis sebelum akhir Desember 2016, tambahan KUR ritel ini sudah bisa disalurkan. Sampai akhir November 2016, tercatat BNI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 10,1 triliun atau sudah mencapai 100% dari target.

Kementerian Koperasi dan UKM mencatat, sampai 25 November 2016, realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) mencapai 86,6% dari target atau sebesar Rp 86,59 triliun. Tiga bank BUMN, yaitu BRI, Mandiri dan BNI mendominasi 99,34% dari total realisasi KUR perbankan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×