kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pendapatan Non Bunga Bank Besar Tumbuh Solid, Ini Penopangnya


Selasa, 25 Oktober 2022 / 14:22 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

Capaian itu melampaui pertumbuhan NII yang tercatat hanya tumbuh 5,2% menjadi Rp 30,2 triliun. Dengan dukungan pendapatan non bunga ini, BNI berhasil mencetak laba bersih Rp 13,7 triliun hingga kuartal III atau melesat 76,8% secara tahunan.

"Pertumbuhan pendapatan non bunga tersebut terutama didorong dari transaksi digital dan bisnis sindikasi," kata Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, Senin (24/10).

Berdasarkan materi paparan kinerja BNI kuartal III 2022, perseroan tercatat membukukan pendapatan dari bisnis sindikasi sebesar Rp 611 miliar atau melesat 91,5% secara tahunan.

Baca Juga: Bank Besar Masih Menjuarai Penyaluran Kredit Konsumer pada Tengah Tahun 2022

Lalu pendapatan dari PPOP dan pembayaran tagihan tumbuh 17,9% secara tahunan jadi Rp 251 miliar, pendapatan FX trading dan derivatif naik 18,3% menjadi Rp 1,31 triliun dan pendapatan dari pensiun fund naik 9% menjadi Rp 164 miliar. 

Selain itu, pendapatan dari maintinance kartu debit tercatat naik 5,8% menjadi Rp 401 miliar, dari bisnis remitansi naik 4,1% menjadi Rp 169 miliar,  pendapatan maintinance rekening naik 1,3% menjadi Rp 1,56 triliun. 

Sedangkan pendapatan dari transaksi dari ATM dan e-channel malah tercatat turun 0,9% menjadi Rp 1,125 triliun, dari trade finance turun 17,6% jadi Rp 888 miliar dan pendapatan marketable securities turun 18,1% jadi Rp 1,31 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×