kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Pendapatan Premi Tradisional Allianz Life Tumbuh 18% hingga Kuartal III-2025


Kamis, 06 November 2025 / 13:03 WIB
Pendapatan Premi Tradisional Allianz Life Tumbuh 18% hingga Kuartal III-2025
ILUSTRASI. Pendapatan premi bruto Allianz Life tercatat Rp 13,43 triliun, naik 11,73% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp 12,02 triliun


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) mencatatkan pertumbuhan positif pada lini produk asuransi tradisional hingga kuartal III-2025.

Direktur Legal & Compliance Allianz Life Indonesia, Hasinah Jusuf menjelaskan bahwa pendapatan premi tradisional tumbuh 18% secara tahunan (year on year/YoY) per September 2025. Sayangnya, ia tak merinci besaran pendapatan premi-nya.

“Allianz Life berkomitmen untuk menghadirkan pilihan perlindungan yang lengkap, baik melalui produk tradisional maupun unitlink, guna menjawab beragam kebutuhan finansial dan proteksi nasabah di berbagai segmen,” kata Hasinah kepada Kontan, Rabu (5/11/2025).

Baca Juga: CIMB Niaga Salurkan Pembiayaan Syariah Rp 3,3 Triliun untuk Proyek Energi Bersih PLN

Berdasarkan laporan keuangan per September 2025, pendapatan premi bruto Allianz Life tercatat mencapai Rp 13,43 triliun, naik 11,73% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 12,02 triliun.

Di sisi lain, Allianz Life juga mencatatkan pertumbuhan pendapatan premi produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (paydi) atau unitlink sebesar Rp 10,3 triliun atau tumbuh sekitar 10% YoY.

Produk unitlink masih menjadi kontributor utama bagi Allianz Life dengan porsi sekitar 77% dari total pendapatan premi. Kinerja unitlink tahun ini turut ditopang oleh strategi penguatan distribusi serta upaya edukasi berkelanjutan kepada nasabah.

Kendati demikian, Hasinah mengakui bahwa industri asuransi jiwa masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah sikap hati-hati masyarakat terhadap produk investasi akibat ketidakpastian ekonomi global dan domestik. “Faktor makroekonomi dan perubahan perilaku masyarakat menjadi hal yang terus kami perhatikan,” jelasnya.

Untuk sisa tahun ini, Allianz Life menargetkan pertumbuhan premi unitlink dan tradisional yang stabil. Salah satu upaya yang perusahaan lakukan antara lain, fokus meningkatkan nilai proteksi melalui produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×